Loading Posts...

Advertisement

 

Strategi Jitu untuk menempatkan Burung Selalu Di Hargai Kunci Kesuksesan Ra-Umum

JOGJA, agrobisburung.com – Nama anis merah Ra-Umum milik Mr.Robert pantau belakangan ini menjadi buah bibir dikalangan kaum teler mania, pasalnya beberapa kunjungan nya di berbagai gelaran selalu mendapatkan hasil point maksimal. Antara lain di Piala Pasundan 4, Bandung lautan Api , menjadi kunci kemenangan juara umum SF di gelaran  Road To Anniv KAW Jogja dan terakhir mendulang juara 1 dan 3 di event Tidar SF CUP 1 gelaran dari Muhamad Mahrom Magelang.

Robert Pantau

Pemain yang pantang main bisik ke juri ataupun panitia untuk mendapatka juara ini memiliki strategi sendiri untuk mendapatkan juara, selain kualitas burung harus mumpuni menurutnya pemilihan suatu EO juga sangat berperan, dimana masing masing EO pasti mempunyai pakem tersendiri untuk melakukan penilaiannya, Menurutnya Ra-Umum unggul di power, materi dan Volume dan ini kunci utama dan harus jeli mana EO  yang harus di datangi dan mengunggulkan tiga aspek penilaian tersebut, jika Ra-Umum datang di gelaran dengan EO yang menilai gaya (teler pules) sebagai ajuan utama penilaian pasti sudah terbuang karena gaya teler Ra-Umum memang dilihat kurang pules ini di karenakan memang powernya yang extrim membuat gaya telernya seperti menggunung naik keatas dari perpindahan kanan kirinya.

Hasil akhir Ra-Umum juara 1,3 di Tidar SF Cup 1

“Saya harus pandai memilih gelaran di mana burung saya di hargai, itu salah satu strategi saya karena pantang bagi saya untuk bermain dengan juri untuk mendapatkan juara”  celetuk Robert Pantau waktu di hubungi agrobisburung.com via daring, disini bisa di ambil kesimpulan bahwa bermain anis merah adalah seni dimana berbeda cara memandang dari berbagai sudut dan selera jadi jangan di jadikan perbedaan sudut pandang ini mengganjal bangkitnya anis merah seperti di era kejayaannya tahun 90 an di mana kelas anis merah menjadi kelas utama di berbagai lomba nasional. AB-AGU

Aksi Ra-Umum

Tinggalkan Komentar

Advertisement