Loading Posts...

Advertisement

      

Transaksi 3 Burung Prospek Besutan Henry Manila Bandung, Ole-Ole, Densolo & Mentari Pagi Diborong Mr. D

BANDUNG, agrobisburung.com – Dipenghujung September 2021 terjadi transaksi menghebohkan dan menghangatkan gairah perkutut Tanah Air. Tidak tanggung-tanggung, Mr. D, pemain lawas asal Bandung memborong tiga burung prospek besutan Henry Manila Bandung. Ketiga burung tersebut adalah Ole-Ole, Densolo dan Mentari Pagi. Ketiganya merupakan burung siap lomba. Bahkan, Ole-Ole sempat meraih juara 1 dewasa bebas di gelaran Pengda Cup Kab. Bandung di Si Jalak Harupat Soreang, 17 April lalu.

Opik Domba (kanan), mewakili Mr. D, saat transaksi dengan Henry Manila.

Sebenarnya Henry Manila enggan melepas burung kesayanganya tersebut, namun Opik Domba, yang dipercaya Mr. D terus merayu dan membujuknya untuk dilepas ke Mr. D. Sampai akhirnya Henry Manila pun luluh dan melepasnya. “Semoga ketiga burung tersebut bisa menghibur pemilik barunya.  Amiin…,” ujar Opik Domba.
Opik menambahkan, diantara ketiganya, Ole-Ole memang paling spesial. Bahkan harga pun tiga kali lipat lebih tinggi dari Densolo dan Mentari Pagi. Soal harga, keduabelah pihak sepakat untuk merahasiakannya. Yang pasti cukup fantastis. Harga sesuai kualitas burung. “Sudah bisa ditaksir harga pasaran burung kualitas lomba berapa. Apalagi Ole-Ole sudah pernah membuktikan kualitasnya dengan merebut juara 1 dewasa bebas. Sedangkan yang dua lagi sudah siap lomba dan sedang dipersiapkan,” ungkapnya.
Opik Domba merupakan kungmania “new come” yang saat ini sedang melejit namanya setelah sukses mengorbitkan burung-burung juara, khususnya selama setahun terakhir ini. Ia dikenal juga sebagai pemandu bakat burung-burung prospek, yang kemudian banyak diambil kungmania dari berbagai blok. “Alhamdulillah, saya diberi kepercayaan juga oleh Mr. D untuk membeli burung prospek dari Henry Manila, khususnya yang siap lomba. Kemudian ditugaskan untuk melakukan negosiasi hingga proses transaksi,” katanya.

Selanjutnya, ketiga burung tersebut langsung dibawa ke kediaman Mr. D. Yang unik, ketiganya hanya akan digantung dirumah saja sesuai keinginan Mr. D sejak awal. Karena ia hanya akan menikmati kualitas suaranya di rumah saja, tidak untuk prioritas lomba. Meski pun ketiga burung tersebut sangat layak dan dalam kondisi siap lomba.

Namun, menurut pengakuan Mr. D kepada Opik, tidak menutup kemungkinan ketiganya sesekali bisa dilombakan. “Jika Mr. D menginginkan dan mengijinkan dibawa ke lapang, nanti saya yang akan mengawalnya. Meski pun hal tersebut sangat kecil kemungkinannya, karena Mr. D sejak awal membeli burung ini hanya untuk dinikmati saja di rumahnya,” katanya.
Mr. D sendiri merupakan pemain lawas era 90-an, seangkatan Tatat Nusantara, Otiam Prima, Frangkie Kartika dan Hongky VF. Sejak dulu di eranya, ia memang dikenal jarang aktif ke lapangan dan benar-benar oenghobi murni yang hanya menikmati kualitas suara burung perkutut di rumah. Meski begitu, ia tetap mengikuti perkembangan perkutut hingga saat ini. Terbukti, saat akan kembali aktif lagi, dia langsung berburu burung berkelas, dengan kualitas terkini, yang memiliki kriteria standar juara di lapang.
Melalui Opik, bahkan ia mengisyaratkan akan terus mencari burung-burung terbaik untuk sekadar dikoleksi, atau mungkin juga sambil dilombakan kedepannya. Apakah perburuannya masih akan berlanjut? Kita tunggu saja.  Yang pasti, kembalinya sosok seperti Mr. D semakin mewarnai dunia hobi perkutut Tanah Air. Diharapkan, kehadirannya bisa semakin memotivasi kungmania Tanah Air, khususnya di Jabar agar terus berusaha mencetak burung berkualitas. Siapa tahu masuk radar pantauan Mr. D juga. AB-AMA

Tinggalkan Komentar

Advertisement