Loading Posts...

Advertisement

     

Rakor P4SI Pengda Jatim, Didik : Juri Main Mata Pecat di Tempat

Sidoarjo, Agrobisburung.Com – Salah satu hasil keputusan Rapat Koordinasi (Rakor) P4SI Pengda Jatim yang digelar di metting room kedai kopi Tentrem Sidoarjo pada Minggu (18/10), mengambil tindakan tegas untuk para juri yang bertugas sebagai pengadil di lapangan akan mendapat sangsi berat jika terbukti main mata dengan peserta saat itu juga akan dipecat, bahkan yang memberi info ada persekongkolan asal akurat akan diberi imbalan hadiah.   

Letkol CPM Didik Hariyadi ketua P4SI pengda Jatim saat memberikan sambutan sebelum acara selesai

Letkol CPM Didik Hariyadi ketua P4SI pengda Jatim secara tegas mengatakan, jika terbukti juri berbuat curang akan dipecat saat itu juga dan langsung dikeluarkan dari arena lomba. “Kalau mau maju juri harus jujur, tegas, dan tidak kong kalikong dengan siapapun, kalau juri masih main main silakan mundur, kita harus mau berubah demi kebaikan bersama,” tandas Didik di hadapan peserta Rakor yang dihadiri dari pengcab yang ada di Jawa Timur.

Imam Husein saat memimpin Rakor bidang penjurian

Sebagaimana disampaikan Imam Husein ketua bidang III penjurian, bahwa sampai saat ini Jatim tidak kurang memiliki 63 orang juri, baik juri junior daerah, senior daerah, regional, nasional percobaan dan nasional, tetapi diakui Imam kebutuhan juri masih kurang, karena untuk turun di arena lomba sudah ada ketentuan yang berlaku.

Silvie ketua bidang penjurian P4SI Surabaya satu-satunya peserta wanita saat mengajukan pertanyaan

Sebagai contoh  untuk Latber juri yang bertugas yaitu juri junior didampingi juri senior daerah /regional, untuk Latpres juri yang bertugas yaitu juri senior daerah, juri regional 50%, juri nasional percobaan dan juri nasional 50%, sedangkan untuk Liga/Lomba Regional seperti piala Bupati/Walikota Cup/Dandim/Polres Cup dan lainya juri yang bertugas yaitu juri regional, juri nasional percobaan dan juri nasional.

Peserta dari pengcab se Jatim serius mendengarkan pemaparan saat Rakor

Meskipun Jatim memiliki juri yang relatif banyak tetapi sesuai kebutuhan masih belum mencukupi untuk itu, ketua bidang penjurian terus secara bergilir menggelar Diklat juri dari pengcab ke pengcab lainya. Apalagi sebagian besar masih juri yunior daerah, juri nasional hanya 5, juri nasional percobaan 2 orang dan juri senior daerah 6 orang.

Peserta aktif baik menyampaikan pertanyaan mapun memberikan tanggpan serta pandangan

Acara Rakor yang dipandu Suudi ketua I bidang keorganisasian ini berjalan lancar, setelah dilakukan pembukaan oleh Arief Purwanto penasehat P4SI pengda Jatim, secara bergantian pembahasan langsung dipimpin ketua bidang masing-masing, yang sebelumnya diawali dari Heri Suprapto selaku wakil ketua, lalu dilanjut bidang lomba, penjurian dan ternak.

Seluruh peserta foto bersama seusai Rakor P4SI pengda Jatim digelar

Sebelum dilakukan penutupan oleh Ketua P4SI pengda Jatim Letkol Didik Hariyadi, M Muklis selaku sekretaris membacakan notulen hasil keputusan Rakor, mulai keputusan tentang pembahasan bidang lomba, mulai tiket, jadwal, hingga zona.

Suasana Rakor P4SI pengda Jatim di meeting room kedai kopi tentrem Sidoarjo

Sementara pembahasan yang paling lama dan terjadi perdebatan panjang adalah masalah penjurian, karena memang ujung tombak dari organisasi hobi adalah juri, jika juri bagus dan fair play maka dunia puter pelung akan berkembang dengan bagus. Sementara pembahasan terakhir bidang peternakan mengulas seputar plakat, KTA dan ring yang memang wajib sifatnya bagi peternak dibawah naungan P4SI. AB-UTE.     

Tinggalkan Komentar

Advertisement