Loading Posts...

Advertisement

 

Bekisar Anak Muda, Kaisar & Ronggolawe Tampil Gemilang di Latihan Berhadiah Surabaya

SURABAYA, agrobisburung.com – Comeback-nya HR Ali Badri ke hobi bekisar kembali membawa angin segar perkembangan bekisar mania Surabaya dan kembalinya salah satu maestro bekisar ini ditandai dengan gelaran perdana kontes Bekisar. Kontes yang dilaksanakan di era pandemi covid-19 dikemas dalam tajuk Latihan Berhadiah di lapangan Alib 2 BF Bendul Merisi Besar Surabaya pada Minggu (2/8) betul-betul menjadi ajang pengobat rindu bagi penggemar Bekisar yang selama musim korona ini dilarang beraktifitas.

JUARA DI KELAS UTAMA

Meskipun kelasnya Latber terasa seperti lomba besar, bahkan yang datang dari berbagai daerah di Jawa Timur hingga dari Bali juga ikut ambil bagian.  Dari 3 kelas yang dibuka Utama, Madya dan Pratama tampak tampil gemilang Anak Muda, Kaisar dan Ronggolawe sehingga mampu keluar sebagai juara di kelasnya.

JUARA DI KELAS MADYA

Persaingan benar-benar ketat dari babak penyisihan, semi final dan final, di kelas utama final yang menampilkan 6 ekor bekisar yang lolos di babak sebelumnya yaitu Sangkuriang, Anak Muda, Heru, Rindu, Kaisar dan Sapujagat cukup sengit, hingga babak terakhir penilaian terjadi draw dalam perolehan bendera favorit  antara Anak Muda andalan Hayo Surabaya dengan Kaisar milik Wahyu Gresik sama sama mendapat 3 bendera dari 6 juri yang diterjunkan, tetapi dari total nilai Anak Muda lebih unggul.

Kaisar dan Jokotole usai final di kelas Madya

Sementara di kelas madya Kaisar jagoan Candra G2 Bangkalan cukup menonjol saat tampil di final dibanding  4 bekisar lainnya yang tampil di final yaitu Arjuna, Jokotole, Panji dan Mata Satu. Sehingga Kaisar mendapat  3 bendera favorit, dibayangi Jokotole andalan Wahyu Gresik yang meraih 2 bendera dan Mata Satu milik Siong Kie Surabaya.

JUARA DI KELAS PRATAMA

Begitu juga di kelas pratama persaingan tajam justru terjadi bekisar dari satu daerah yaitu pulau dewata antara Ronggolawe andalan Naf I Wasesa dengan Baret Merah milik H Husein yang sama-sama dari BBM Bali, yang dibayangi Romo jagoan Sutris asal Sumenep. Sedangkan finalis lainnya Kiansantang milik Cadra G2 Bangkalan dan Kades punya Suud Gelis Bangkalan harus puas duduk di posisi IV dan V.

Anak Muda dan Kaisar sama-sama dapat 3 bendera favorit utama

Bagi Mr Chan panggilan sehari-hari Candra G2 Latber kali ini cukup membanggakan, karena 3 ekor bekisar andalanya mampu menembus sebagai juara apalagi Kaisar tetap menunjukan performanya sebagai bekisar terbaik saat ini. Terbukti beberapa prestasi Kaisar yang telah dicapai sebelumnya yaitu sebagai juara I piala Gubernur DKI Jakarta Maret 2020 dan juara IV piala Gubernur Jogjakarta Desember 2019.

Ronggo Lawe dan Baret Merah sama sama dari Bali bersaing di kelas Pratama

Selain Kaisar juara I kelas madya juga ada Sangkuriang  yang menempati posisi ke IV kelas utama dan Kian Santang di posisi ke IV kelas Pratama. Tentu saja prestasi ini tidak lepas dari tangan dingin Mr Chan selain jeli dalam mengamati suara bekisar juga perawatan bekisar sudah paham betul karakternya. Untuk menyiapkan turun arena minil waktu yang dibutuhkan 15 hari sebelum lomba sudah harus dipersiapkan.

Sebagaimana pengakuan Mr Chan selain makanan, vitamin, mandi jemur juga ada kasih sayang yang harus diperhatikan. Selama 15 hari ada makanan khusus yang diberikan beda dengan perawatan sehari-hari, begitu juga mandi jemur harus dilakukan tiap pagi, sementara untuk mandi pasir (kipu) cukup seminggu sekali. “Sedangkan untuk malam hari perlu dipegang, dipijit pelan pelan dan elus-elus bulunya sehingga bekisar merasa nyaman dengan pemiliknya,” ungkap Mr Chan pada Agrobisburung.com.  AB-UTE/END

Tinggalkan Komentar

Advertisement