Loading Posts...

Advertisement

  

      

Giliran Kungmania Pamekasan & Lumajang yang boyong produk JBM BF Malang dengan Transaksi puluhan Juta

MALANG, agrobisburung.com – Bukan sekedar isapan jempol saya up load berita para tamu JBM di markasnya yang berdatangan dari beberapa kota untuk memboyong produk ciamik darinya, setelah kedatangan dari Bondowoso beberapa hari lalu kini kungmania dari Pamekasan Madura & Lumajang  yang merapat. Pada Sabtu (23/10) markas JBM BF Bululawang Malang diobrak beberapa kungmania asal Pamekasan yaitu Kades Pangerreman, H Ahmad Roadi bersama Mr Samhaji serta bersamaan pula dengan kehadiran Tim Digo BF dari Kali Bening Pronojiwo Lumajang. “Alhamdulillah rejeki perkutut masih bersama JBM, tamu tamu yang berburu burung lomba dan indukan kembali merapat di JBM, mereka juga langsung memantau produk pilihan yang memang sudah dipesan sebelumnya plus produk tambahan dari kandang kandang favorit JBM dan masing masing langsung cocok dengan apa yang mereka dengar,” ucap Abah Faisol JBM.

Para Tamu JBM deal produk ciamik

Para Tamu JBM dari Pamekasan dan Lumajang siap menjadi tuan baru produk JBM

Menurut Abah Faisol JBM kedua tamunya yang datang bersamaan tersebut langsung membungkus produk ciamik pilihan mereka, untuk Kades Pangerreman langsung nekat memboyong 6 piyikan istimewa yang masih belia. Salah satunya dalah anak Sultan Muda (7455) yang masih kakak dari jawara Netral JBM yang pernah ditawar Rp. 1 M oleh Uts. Aliyono Bangkalan. Hanya saja saat ini betina pasangan yang diboyong Kades Panggeremman betina baru yaitu TL 51. Produk kedua adalah anak K-AVON (7125), Anak K-BRI (7604), anak dari JBM K-Demokrasi (6429 Adik Mustika JBM yang ada di Nanang Kosim Probolinggo), JBM K-Harier (4185) dan produk incaran lainnya. Semuanya nilai transaksinya mencapai Rp. 70 juta. Dan dua produk JBM lainnya diboyong Digo BF Lumajang senilai Rp. 20 Juta.

Tamu JBM Santai memantau produk incarannya

Sementara itu Kades Pangerreman mengatakan bahwa dirinya datang bersama rombongan ke JBM bukan hanya untuk urusan burung, dirinya ke markas JBM memang ingin mengenal lebih dekat sosoknya. Beberapa orang kepercayaannya yang berada di Kalimanta sering menceritakan sosok Abah Faisol yang selalu ramah saat berceramah di sana, ajakan kepada santrinya untuk selalu menyempurnakan Wudhunya, menjauhkan diri dari fikiran hasud, irihati dan mengingatkan larang Allah SWT dan selalu mengajak santrinya untuk berdzikir, sholawat & isthifar plus selalu banyak membaca Al Quran. “Itulah pesan Abah Faisol sehingga saya mencari waktu untuk segera bertemu beliau dan alhamdulilah bertemu langsung. Dan juga seperti kebanyakan tamu yang juga main burung langsung memboyong burung burung JBM, “kata H Ahmad, Kades Pangerreman Pamekasan.

Kades Pangereeman Pamekasan bersama Abah Faisol JBM

Pun demikian apa yang disampaikan Hambali dan Heppy dari tim Digo BF Lumajang bahwa mereka melihat sendiri tamu di JBM untuk berburu produk JBM walau hanya 400 kandang pasti masih kurang dan sampai seribu kandang insyaalloh ludes(banyak yang tidak kebagian burung ring JBM) karena peminat juta-an orang bukan puluhan orang atau ribuan orang tapi juta an orang. “Abah terlihat sellau berkata bijak untuk menyelesaikan masalah atau rumor yang sering beredar tentang JBM, beliau justru hanya tersenyum dan tetap rendah hati dan berucap yang sama yaitu Alhmdulillah kalau difitnah( dimacam macamkan oleh orang orang yang tidak suka),” ucap Hambali yang diiyakan oleh Heppy tamu dari Lumajang. AB-AYA/end

 

Tinggalkan Komentar

Advertisement