Jadi Ajang Pra-Paku Alam Cup, Jawara Pringgodani, Sakura & Pasopati Melejit Di Podium Pertama #3 Latihan Dinilai Pengda Sleman DIY
Semarak dan geliat hobi perkutut di DIY tampaknya dari waktu ke waktu memang terlihat peningkatannya, apalagi support penuh dari pengwil DIY yang selalu mengedepankan kebersamaan dalam berhobi selalu di dukung pengda pengda. Dan salah satunya gelaran latihan dinilai #3 Pengda Sleman yang di laksanakan pada Sabtu (06/06) di Lap. Karangayam Sleman DIY yang menjadi jujukan kungmania Jogja dan sekitarnya dan juga sebagai ajang pemanasan sekaligus mencoba settingan jawara yang akan dilombakan di Paku Alam Cup ’26 pada pekan depan Minggu, 14 Juni 2026.
Pengurus dan panitia latihan dinilai pengda Sleman










SLEMAN DIY, agrobisburung.com – Semarak dan geliat hobi perkutut di DIY tampaknya dari waktu ke waktu memang terlihat peningkatannya, apalagi support penuh dari pengwil DIY yang selalu mengedepankan kebersamaan dalam berhobi selalu di dukung pengda pengda. Dan salah satunya gelaran latihan dinilai #3 Pengda Sleman yang di laksanakan pada Sabtu (06/06) di Lap. Karangayam Sleman DIY yang menjadi jujukan kungmania Jogja dan sekitarnya dan juga sebagai ajang pemanasan sekaligus mencoba settingan jawara yang akan dilombakan di Paku Alam Cup ’26 pada pekan depan Minggu, 14 Juni 2026.









Agus Hendratano, ketua pengda Sleman mengatakan bahwa agenda yang di gelar pada Sabtu (06/06) adalah agenda rutin latihan dinilai yang dilaksanakan pengda Sleman yang sudah masuk di seri ke-3. Dan alhamdulillah peserta yang berpartisipasi selalu bagus dan tetap terjaga, selain itu agenda ini juga menjadi bagian dari “pelatihan” calon calon juri supaya terbiasa dengan suasana lomba yang sebenarnya. “Kami sangat bersyukur agenda latihan dinilai rutin pengda Sleman ini bisa menarik minat para kungmania baru dan lama untuk aktif berlomba, tentu ini sangat baik untuk bisa dilaksanakan oleh pengda pengda lainnya di DIY. Dan terima kasih kepada kungmania yang sudah hadir baik itu di seputaran DIY dan juga dari luar DIY, ” ucap Agus Hendratno, ketua pengda Sleman pada agrobisburung.com








Sementara itu persaingan di tiga kelas yang pesertanya full ini menampilkann jawara terbaik di masing masing kelas, di kelas piyik bebas, jawara Pringgondani bergelang GTA (Kerekan 101) milik Hendrik Jogja tampil tangguh di kelasnya. Tekanan yang datang dari pesaingnya mampu dihalau dengan manis oleh Pringgodani untuk bisa merebut podium pertama. Dan lawan seterunya bernama Ali Baba (Kerekan 116) bergelang Batusangkar dan jawara Putera Desa (Kerekan 118) bergelang Samirono yang sudah all out mengimbangi Pringgodani harus puas menempati podium kedua dan ketiga.




Di kelas piyik yunior, jawara Sakura bergelang Batusangkar (Kerekan 69) milik Triatmojo asal Solo bikin kejutan di kelasnya, tampil untuk pertama kalinya di Jogja Sakura mampu menguasai permainan di kelasnya untuk bisa merebut posisi pertama. Kemudian disusul jawara Kim Jong Un bergelang TOP (Kerekan 52) dan jawara Vladimir Putin bergelang Prambanan (Kerekan 28) yang harus puas menempati posisi kedua dan ketiga.
Dan yang menjadi jawara terbaik di kelas piyik hanging adalah duet jawara bergelang Pisces bernama Pasopati milik Sunu Baskoro (Gantangan 25) dan jawara Brama Kumbara milik Aldikin Samsul (Gantangan 07) yang menempati posisi pertama dan kedua. Sementara posisi ketiga ditempati jawara Landai bergelang EKT (Gantangan 22).



Tinggalkan Komentar










Tinggalkan Komentar