Loading Posts...

Advertisement

     

     

Petir & Cinta Cinta Bergetar, Bleggur & Supermen Jadi Rising Star di gelaran Latber Pengda Surabaya

SURABAYA, agrobisburung.com – Sesuai prediksi panitia, gelaran latber pengda Surabaya yang menjadi awal agenda konkurs “resmi” latber di Surabaya di tahun 2021 benar benar menjadi jujukan Kungmania untuk ngetes sederetan jago jago anyar kungmania. Gelaran yang di gelar pada Minggu (28/02) langsung menjadi obat rindu kungmania setelah sekian lama libur lomba karena masa pandemi dan hebatnya kungmania yang hadir rata rata juga mengusung jago jago gress untuk dijadikan amunisi lomba. Kondisi ini jelas membuat suasana lomba yang menerapkan aturan ketat protokol  kesehatan berlangsung ketat dan pesertanyapun membludak. “Alhamdulillah prediksi kami benar benar terbukti, setelah libur gelaran maka di latber Pengda Surabaya menjadi pelampiasan kung mania untuk mengerek jago jago handalnya dan panitia bisa mengantisipasnya,” ucap H Cholik, ketua panitia.

JUARA DEWASA SENIOR

PRODUK JBM MASIH TERBAIK

Apalagi dukungan penuh dari H Djanuri sebagai penasehat dan Choirul Anwar sebagai ketua pengda Surabaya membuat persiapan dan jalannyanya lomba bisa berjalan dengan baik, persiapan dan koordinasi dengan pihak pihak terkait juga dilakukan agar aktifitas kungmania bisa berjalan aman. Menurut H Djanuri bahwa Surabaya harus menjadi yang terbaik diantara daerah daerah yang lain karena Surabaya adalah kota besar dan segala sesuatunya bisa diupayakan bersama sama. “Kita harus tetap aktif dengan kegiatan dan agenda yang sudah ada, apalagi lapangan yang ada merupakan lapangan bersama yang harus di isi kegiatan yang rutin dan pastinya kita akan agendakan kegiatan yang besar/nasional di Surabaya tahun ini,” jelas H Djanuri yang dibenarkan Choirul Anwar.

JUARA DEWASA YUNIOR

CINTA CINTA BERBURU PRESTASI DI BLOK TIMUR

Sementara itu jalannya lomba benar benar ketat, turunnya beberapa jago anyar dan lawas membuat pertarungan di semua kelas seru, di dewasa senior jago handal milik H Tohir PHT Gresik yang diberi nama Petir bergelang JBM benar benar telak memukul lawan lawannya. Tampil dominan selama 4 babak membuat jago muda ini bisa menguasai permainan. Cheng Ho, debutan muda milik Abd  Rahman bergelang SN Jaya juga ikut meramaikan pertarungan tiga besar di senior, namun Cheng Ho dan Reka Ulang bergelang DND harus terdepak di posisi kedua dan ketiga setelah selama latber perolehan poin Petir selalu memimpin.

JUARA PIYIK YUNIOR

BLEGGUR BIKIN KEJUTAN DI PIYIK YUNIOR

 

Di dewasa yunior, Cinta Cinta bergelang batu sangkar milik Koko Solo yang rela menyebrang di blok timur masih menjadi yang terbaik di penampilannya, walau sempat rehat beberapa bulan saat pandemi jago gaek ini masih tetap stabil peformanya merebut posisi pertama. Badai Cinta bergelang OTE dan Anjay bergelang Leon menjadi yang terbaik di posisi kedua dan ketiga.

JUARA PIYIK HANGING

HOLIK JBN BERSAMA JADO MUDA BARUNYA MONCER DI HANGING

Di kelas piyik yunior, debutan muda Bleggur bergelang JBM milik Aliyono Bangkalan membuat kejutan di kelas tersebut, tampil perdana di lomba “resmi” Bleggur sejak diboyong dari JBM langsung menujukkan kelasnya. Pun demikian dengan Titus bergelang JBM milik Tim JBM merebut podium Runner-up bersama Boston bergelang Triton.

SUASANA MEJA SEKRETARIAT

TIM SAMPANG REBUT DOORPRIZE UTAMA

Di kelas piyik hanging, debutan anyar tim JBN Galis Bangkalan juga menujukkan kelasnya, Supermen bergelang JBN milik Holik JBN tampil istimewa, kualitas trah turunan Irama Agung memang kental di Superman dan ini yang membuat Superman tampil fight merebut podium pertama. Disusul Mahdalena bergelang Net dan Putra Mahkota bergelang Palem  dipodium kedua dan ketiga.

SUASANA LOMBA TETAP SEMANGAT

KRU JURI

Di akhir lomba, H Cholik selaku ketua panitia bersama Munif ketua pelaksana mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya untuk H Djanuri Sultan dan pengda Surabaya Choirul yang sudah mendukung pelaksanaan latber. Ucapan yang sama disampaikan panitia kepada kungmania atas dukungan dan kehadirannya di lapangan Pengda Surabaya, semoga awal kegiatan ini bisa menjadi contoh buat daerah lain untuk bisa tetap beraktifitas di masa Pandemi . Dan semua kegiatan ini harus menerapkan protokol kesehatan. AB-END

 

 

Data Juara Perkutut Latber Pengda Surabaya, Minggu 28 Februari

 

 

 

 

Tinggalkan Komentar

Advertisement