Ngerek Bareng Dibarengi Sarasehan Juri, Jawara Dragon Star & Singayasa Tampil Menawan di Latihan Dinilai Pengda Kebumen

elaran latihan dinilai Pengda Kebumen yang rutin digelar benar benar diajdikan ajang silturahmi antar kungmania dan juga untuk mengebleng kemampuan juri juri muda untuk mempraktekan kinerjanya. Setiap agenda latihan atau gelaran selalu dilakukan semacam “sarasehan juri” untuk bisa menambah pengalaman saat bertugas karena ini bagian untuk bisa menyamakan presepsi juri saat menilai burung lomba, sekaligus untuk mengasah ketajaman pendengaran para juri.

Tinggalkan Komentar

dfba4036-ac0b-4b2f-9665-1332c0f58fc1

Juara Piyik Yunior

KEBUMEN, agrobisburung.com – Gelaran latihan dinilai Pengda Kebumen yang rutin digelar benar benar diajdikan ajang silturahmi antar kungmania dan juga untuk mengebleng kemampuan juri juri muda untuk mempraktekan kinerjanya. Setiap agenda latihan atau gelaran selalu dilakukan semacam “sarasehan juri” untuk bisa menambah pengalaman saat bertugas karena ini bagian untuk bisa menyamakan presepsi juri saat menilai burung lomba, sekaligus untuk mengasah ketajaman pendengaran para juri. “Selain agenda latihan biasa, pengda juga sering menggelar ngerek bareng supaya hobi perkutut semakin semarak, apalagi Kebumen saat ini memiliki lapangan permanen jadi fasilitasnya sangat memenuhi untuk menuju ke sana. Dan dukungan kungmania senior atau lawas yang mulai turun gunung sangat memberikan warna dan semangat bagi para pemula untuk bergabung,” ucap Doso Kusdiwanto salah satu panitia

Juara Piyik Yunior

Di gelaran yang dilaksanakan pada Minggu (10/05) di Lapangan Pengda Kebumen Puskud hadir juga para pemain kawakan, seperti Peng An dan juga beberapa kungmania dari Purworejo, mbah Beno, Suprris Bagelen, Edi SGT, hadir untuk bergabung meramaikannya.  berlangsung meriah. “Namanya hobi sampai kapanpun tak akan lengkang waktunya dan saya memang sejak muda suda suka perkutut dan sekarang masih tetap terjun bersama kawan kawan lama ataupun kawan baru,” ucap Peng An dengan semangat.

Juara Piyik Hanging

Dan hasil pemenang dari dua kelas yang dimainkan menampilkan burung burung terbaik, di kelas piyik yunior, jawara Dragon Star (Kerekan 33) bergelang SPA milik Peng An asal Banyumas tampil menawan untuk menguasai podium pertama. Kali ini perjuangan Dragon Star terbilang seru, pasalnya jawara Bima Sakti (Kerekan 45) bergelang Altaduriga dan Naruto (Kerekan 18) bergelang BMS terus memberikan tekanan, namun keduanya harus mengakui kehebatannya dan akhirnya harus puas menempati podium kedua dan ketiga.

Dikelas piyik hanging, jawara belia Singayasa (Gantangan 16) bergelang 2D2 milik H Supriyadi asal Kebumen tampil menonjol di kelasnya, dengan mental tarung yang menggebu mampu ungguli lawan lawannya dan dibabak penentuan posisi pertama dengan mudah diraihnya. Disusul kemudian jawara Saritem (Gantangan 29) bergelang TMC dan jawara Boy (Gantangan 28) bergelang JOP yang menempati posisi kedua dan ketiga.

Tinggalkan Komentar