Loading Posts...

Advertisement

     

Usai Moncer di Jaddih, Radar “JBM” Diboyong H Tohir PHT Gresik dengan Bandrol Rp. 350 Juta Plus Dua ekor jago muda

GRESIK, agrobisburung.com – Kungmania yang satu ini punya strategi yang sulit dibaca lawan lawannnya, lebih memilih nyantai tetapi penuh taktik untuk menguasai permainan. Adalah H Tohir PHT Gresik yang kembali bikin heboh dengan memboyong salah satu burung lomba yang dalam dua pekan terakhir selalu memuncaki podium pertama lomba sebanyak 4 kali kemenanngan . Radar bergelang JBM 4564 jawara milik H Faisol JBM akhirnya pada Kamis (15/10) berlabuh di Gresik, setelah begitu banyak penawaran yang menghampiri Radar akhirnya H Tohir PHT jadi pemenang setelah Radar dimahar senilai Rp. 350 juta.

H TOHIR DI DAMPINGI TEAM PHT GRESIK DEAL RADAR RP. 350 JUTA PLUS DUA JAWARA MUDA

Nilai tersebut menurut Abah Faisol untuk Radar dan dua jawara muda, Radar deal Rp. 310 juta dan dua anak burung bergelang Atlas (cucu syahrini) diboyong senilai Rp. 40 juta. Dengan lepasnya Radar, Abah Faisol sangat kehilangan namun karena yang membeli adalah H Tohir PHT dirinya merasa senang karena nantinya masa depan Radar akan lebih Indah. Apalagi saat ini H Tohir PHT memang sedang berburu burung jawara, dimanapun ada burung ciamik pasti dirinya akan mengutus orang kepercayaan untuk memantaunya. Termasuk Radar yang sudah kepantau dan menang di dewasa senior di Jaddih Bangkalan.

ABAH FAISOL JBM BERSAMA ABAH TOHIR PHT

Setelah mendapat info jawara Radar dekatnya seperti Solikin, Rusman dan juga Abah Slamet Jawi Merbok akhirnya Abah Tohir PHT langsung kontak Abah Faisol JBM menanyakan harga Radar setelah menang di Jaddih Bangkalan. Nah setelah dirasa ada kecocokan nilai transaksi Abah Tohir mengundang Abah Faisol JBM untuk tandang ke kediaman salah satu tokoh Madura di GKB Gresik dalam rangka silaturahmi sekaligus memantau langsung kualitas Radar.

ABAH FAISOL BERSAMA ABAH SLAMET JM SALAH SATU ORANG DEKAT ABAH TOHIR PHT

Tentu dengan bertambahnya jawara Radar di Team PHT Gresik membuat tim yang satu ini perlu diwaspadai di lapangan sebab amunisi lombanya memiliki kualitas diatas rata rata. Setelah Bos Tua yang berganti nama Gagak Rimang diboyong, kini Radar juga menjadi amunis lombanya dan juga sederetan jago handal lainnya membuat pamor tim PHT Gresik milik H Tohir di lomba lomba berikutnya akan membuat sulit lawan lawannya. “Alhamdulillah satu lagi nambah burung lomba, semoga ke depannya Radar bisa tampil istimewa di setiap penampilannya, “ucap H Tohir pendek di akhir pembicaraannya dengan agrobisburung.com. AB-END


Tinggalkan Komentar

Advertisement