Ladini Guyub Rukun Cirebon Terapkan Tiket Murmer & Ujicoba Lapangan Baru Hanging, Kapten (SH Trah Mandalika) & Gonzales Terbaik Dikelasnya
Gelaran perdana pengurus baru P3SI Pengda Cirebon bertajuk Ladini Guyub Rukun di lapangan Kopi Luhur Cirebon, Minggu (17/5/26). Dengan tiket murah meriah, hanya Rp 25.000 per gantangan, membuat kungmania Cirebon dan sekitarnya semakin antusias untuk mengikutinya. Terbukti, peserta di kelas piyik hanging yang biasanya cukup satu blok, kini menjadi bertambah.“Alhamdulillah. Peserta kelas hanging melebihi dari target semula, Dengan harga tiket murah meriah, bisa berjalan dengan baik, untuk menggait peserta pemula,” ungkap H. Abdul Azis Syah, ketua Pengda Cirebon.
Defri Eyaka (kiri) kembali orbitkan andalan anyar, Kapten.










CIREBON, agrobisburung.com – Gelaran perdana pengurus baru P3SI Pengda Cirebon bertajuk Ladini Guyub Rukun di lapangan Kopi Luhur Cirebon, Minggu (17/5/26). Dengan tiket murah meriah, hanya Rp 25.000 per gantangan, membuat kungmania Cirebon dan sekitarnya semakin antusias untuk mengikutinya. Terbukti, peserta di kelas piyik hanging yang biasanya cukup satu blok, kini menjadi bertambah.“Alhamdulillah. Peserta kelas hanging melebihi dari target semula, Dengan harga tiket murah meriah, bisa berjalan dengan baik, untuk menggait peserta pemula,” ungkap H. Abdul Azis Syah, ketua Pengda Cirebon.










Ladini mengisi kekosongan jadwal lomba di lingkungan P3SI Jawa Barat ini juga sekaligus persiapan panitia menjelang digelarnya lomba nasional agenda tahunan, LPI #4 HUT ke-69 P3SI di Cirebon, 13-14 Juni mendatang. Salah satunya adalah ujicoba lapangan baru khusus kelas hanging. Ya, posisi lapangan hanging yang biasanah berada disebelah kanan kali ini berpindah ke kiri. “Lapangan hanging pindah ke sebelah kiri lapangan parkir. Penontonnya jadi lebih enak pantaunya karena banyak pohon nya,” ujar H. Azis.








Di kejuaraan, kembali muncul talenta-talenta baru didua kelas yang dilombakan. Di kelas piyik yunior, Kapten orbitan anyar Defri Eyaka Cirebon bergelang SH (Trah Mandalika) ini berhasil menguasai persaingan di kelas kerekan setengah tiang. Kapten memimpin dan mengungguli pesiang utamanya, seperti Marina Bei (SH) milik Suhartono SH Cirebon dan Primavera (Ganesha) debutan H. Nono Ganesha Jatiwangi.




Di kelas piyik hanging, Dadan Danker Kuningan yang menurunkan amunisi anyar bernama Gonzales (BDS), berhasil mengungguli debutan lainnya, yakni Remontada (Ganesha) orbitan anyar H. Nono Ganesha Jatiwangi dan Sriewdari(Brantas) juga orbitan anyar Samsul Brantas Cirebon.



Tinggalkan Komentar










Tinggalkan Komentar