Loading Posts...

Advertisement

     

Kungmania Probolinggo & Sumenep Boyong Produk Unggulan JBM, Maharnya Rp.80,250 Jt untuk K-Demokrasi & 1 Piyik dari K-Altis

MALANG, agrobisburung.com – Pada Jum’at (25/09) terjadi lagi perburuan burung burung lomba di markas JBM BF Malang, kali ini yang datang ke markas JBM bf adalah kungmania dari Probolinggo yang juga semakin semarak hobi perkututnya. Mereka datang berlima untuk memboyong produk JBM yang sebelumnya sudah diincarnya yaitu Nanang Kosim, Ust. Muhlis (utusan H Tofan TFN BF Sumenep), Rudiansyah, Hendrik & Pujianto.

JBM LAGI LAGI KEDATANGAN TAMU YANG MEMBOYONG PRODUKNYA DENGAN MAHAR RP. 80,250 JUTA
SETELAH SEHARIAN DIPANTAU LANGSUNG DEAL K-DEMOKRASI

Setelah sempat menginap semalam dan memantau seharian produk produk JBM yang mereka incar, khususnya beberapa jawara JBM yang di lomba di CPM Cup Probolinggo dua pekan lalu langsung klik. Nanang Kosim yang memang sudah sreg sejak di CPM Cup akhirnya deal dengan produk JBM 4572 K-Demokrasi dengan mahar Rp. 60 Juta. “Alhamdulillah perburuan produk JBM yang saya incar kesampaian juga, saya puas dengan pantauan saya di JBM. Semoga ke depannya bisa saya pakai ke lapangan,” ucap Bambang Kosim.

TAMU JBM SELAIN BERBURU BURUNG JUGA BERSILATURAHMI

Sementara Ust. Muhlis (utusan H Tofan TFN Sumenep) tak mau kalah untuk memboyong produk terbaik JBM lainnya. Ust. Muhlis lebih memilih memantau jago jago muda JBM. Setelah juga seharian memantaunya Ust. Muhlis memilih produk dari JBM K-Altis yang masih 2 bulan dengan mahar Rp. 22,5 Jt. “Alhamdulilah bisa bertemu langsung dengan Abah Faisol Syafiie dan bisa mendapatkan produknya, kita nekat aja datang ke JBM karena sejak lama memang ingin kenal langsung dengan pemilik JBM. Setelah ditemui kita bisa dengan leluasa memantau produk JBM tersebut salah satunya piyik dari K-Altis,” kata Ust. Muhlis.

TAMU BAROKAH DI MARKASNYA JBM BF MALANG

Para kungmania yang tandang ke markas JBM sangat berterima kasih mendapatkan produk terbaik JBM setelah memantau dengan puas. Selain itu Mereka berlima juga mendapatkan ilmu Syariat untuk kehidupan sehari hari, karena hampir 75 persen pembicaraan sambil memantau burung di JBM diselingi dakwah ringan baik untuk hubungan dengan Allah SWT, bertetangga, berbangsa dan bernegara serta untuk kerukunan antar umat beraga. AB-ISO/end

Tinggalkan Komentar

Advertisement