Loading Posts...

Advertisement

     

Modal Isian Cendet Bramasta selalu joss, Di mandikan ketika terlihat Birahi saja

 

SURABAYA. Minggu (11/11), menjadi saksi panasnya persaingan di kelas cendet event Pahlawan Cup di gantangan Telaga Bahari Surabaya. Burung dengan julukan Bramasta berbekal isian suara burung Kapas Tembak, Gereja. Serta variasi bunyi roll Sogok Ontong, Parkit sama Kunti. Mampu bertahan di antara ‘tembakan’ lawan yang membabi buta hingga akhir penilaian keputusan juri membawa empunya Bramasta, Jack Santos pulang dengan senyuman.

jack santos dengan bramasta

Dalam rekap data juara, nama Bramasta di kelas cendet A dan B, harus puas menempati posisi 4 dan 5. “Meski di luar ekspetasi, saya senang karena pada dasarnya Bramasta punya mental juara. Soal ini rekan kicaumania sudah tahu rekam jejaknya dalam lomba,” ujar Santos. Ia juga menyebutkan pengalaman menang pada sejumlah event. “Kemaren waktu di NZR, seharusnya sih, ngapunten dapat A, tapi sayangnya gak kepantau, ya sudah mau bagaimana lagi. Tapi akhirnya dapet juga di kelas B nomer dua, C sama, dua juga, waktu BOB juga di urutan dua. Event ‘Wong Lawas juara satu, BNR juara satu dan dua,” imbuhnya.

putra putri jack santos

Terhitung sudah 3 tahunan, Bramasta dirawat Santos sejak pindah tangan dari pemilik sebelumnya. Untuk perawatan, si Bramasta rutin melahap jangkrik 3 ekor setiap harinya. “Tidak seperti penghobi lainnya, Bramasta jarang saya jemur karena kesibukan kerja di pelabuhan. Kalau lagi birahi tandanya kurang mandi, mungkin waktu itu saja dia saya jemur,” pungkasnya.

AKSI Bramasta

 

Tinggalkan Komentar

Advertisement