Loading Posts...

Advertisement

     

Kayak Begini lho aksi aksi seru & Penampilan para Joki Serama kekinian

 

AKSI & GAYA. Tidak hanya di hobi kicauan yang terkenal dengan joki joki handalnya, di kontes ayam serama pun punya poara joki joss. Hal ini berbanding terbalik saat flashback, 7 tahun silam. Ketika itu, proses waktu kontes, ayam diletakkan di atas meja, di depan ada juri yang siap menilai. Baik empunya dan penonton diam, mengamati sekaligus menikmati performa masing masing peserta sampai waktu yang ditentukan habis.

“Itu dulu mas, kalau sekarang ada joki sama seperti kontes burung kicauan. Walau dalam aturan penjurian memang tidak baku tertulis boleh dan tidak, asal tidak sampai menganggu fighter lain, saya rasa tidak masalah,” papar Sulton Max Serama Djawa Timur.

Di serama yang jadi joki pemiliknya sendiri, bukan perawat apalagi temannya. Beragam cara dilakukan untuk menyemangati gaco saat beraksi di depan juri. Di sini mental serama diuji. “Juri bisa tahu, mana ayam yang cuma kaget atau memang mentalnya bagus. Kalau yang kaget, begitu terdengar suara keras, postur langsung berubah tegak, tidak sampai lima menit, badannya turun lagi, sudah kurang nilainya. Sebaliknya, kalau memang kuat mentalnya, ayam akan tetap dalam posisi seperti menantang dan pongah ala fighter,” ujar Bahari, juri serama Sidoarjo.

Di sela waktu penilaian, tiap kelas berbeda, bisa 2, 3 atau 5 menit. Joki akan menciptakan suara keras. Mulai membenturkan botol air mineral kemasan 1.5 liter, menggebrak meja, bertepuk tangan sampai memanggil nama jagoannya. “Orang awam yang melihat, pasti berpikir, ayam biasa, ketemu di jalan digertak saja lari. Coba, kalau bukan mental fighter, sudah lain ceritanya,” pungkas Sulton.

 

Tinggalkan Komentar

Advertisement