Tampil Dominan, Jawara Sapa Dia, Bondan & Pasopati Sabet Podium Pertama Di Latihan Dinilai Pengda Sleman DIY
Gelaran latihan dinilai (Ladini) Pengda Sleman sudah memasuki yang ke-4 dan agenda ini juga menjadi “mesin pemanas” baru untuk menjadi wadah menyemarakkan hobi perkutut di Kota Gudeg. Agenda yang dilaksanakan pada Sabtu (04/07/26) di Lap. Karangayam DIY juga selalu diserbu dan diramaikan kungmania untuk ajang dan aksi para jawara jawara lomba yang ada di DIY. Agus Hendratno, ketua pengda Sleman mengakui bahwa agenda rutin Ladini Pengda Sleman menjadi bagian penting untuk mewadahi aktifitas kungmania khususnya di Jogja dan sekitaranya. Dan ini menjadi bagian penting untuk tetap menjaga hobi perkutut supaya tetap berjalan dengan baik, bahkan sudah diputuskan untuk agenda ini akan secara rutin di laksanakan setiap sebulan sekali










SLEMAN-DIY, agrobisburung.com – Gelaran latihan dinilai (Ladini) Pengda Sleman sudah memasuki yang ke-4 dan agenda ini juga menjadi “mesin pemanas” baru untuk menjadi wadah menyemarakkan hobi perkutut di Kota Gudeg. Agenda yang dilaksanakan pada Sabtu (04/07/26) di Lap. Karangayam DIY juga selalu diserbu dan diramaikan kungmania untuk ajang dan aksi para jawara jawara lomba yang ada di DIY. Agus Hendratno, ketua pengda Sleman mengakui bahwa agenda rutin Ladini Pengda Sleman menjadi bagian penting untuk mewadahi aktifitas kungmania khususnya di Jogja dan sekitaranya. Dan ini menjadi bagian penting untuk tetap menjaga hobi perkutut supaya tetap berjalan dengan baik, bahkan sudah diputuskan untuk agenda ini akan secara rutin di laksanakan setiap sebulan sekali









Sementara itu dari tiga kelas yang dimainkan, beberapa jawara handal yang sudah biasa mengiktui agenda tersebut tetap menjadi yang terbaik di kelasnya. Di piyik bebas, jawara Sapa Dia (Kerekan 88) bergelang Batusangkar tetap bisa menjaga peforma terbaiknya, tidak hanya itu dengan formasi produk tebaik milik Team BTS Solo bisa dengan mudah meraih podium pertama. Di podium kedua diduduki jawara Bintang Baru (Kerekan 93) produk Kedaton dan jawara Khomaeni (Kerekan 98) produk BK yang menyusul meraih podium ketiga.








Untuk kelas piyik yunior, jawara Bondan (Kerekan 30) bergelang Fairy menjadi yang terbaik pertama di kelasnya setelah unggul telak dari lawan lawannya. Dan jawara Big Bos (Kerekan 36) bergelang Samirono dan jawara Rasa Sayang (Kerekan 29) bergelang Batusangkar menyusul di posisi kedua dan ketiga. Dan untuk kelas piyik hanging jawara terbaiknya direbut oleh Pasopati (gantangan 19) bergelang Pisces milik Suno Baskoro asal Bantul DIY.






Tinggalkan Komentar










Tinggalkan Komentar