Usai Raih 4 Warna, Team Primarasa Bandung Langsung Deal Fantastik Jawara Limousin (Grand) Milik HA Toha Krian
Dipertengahan tahun 2026 ini burung burung handal yang sudah mencapai usia matang mulai mencapai peak peforma-nya saat di lapangan. Temasuk juga jawara Limosin (Grand Master) milik HA Toha yang sudah diboyongnya di awal awal tahun 2026 ini, dan seiring berjalan waktu saat sudah mulai mencapai usia matangnya produk Grand K-10.A ini semakin menujukkan kualitas istimewanya. Di Liga Jateng Gayeng, jawara Limosin ini sukses meraih nilai 4 warna ditampilannya dan langsung membuat BK, Pangliman Primarasa Team Bandung yang sudah memburunya sejak LPI Cirebon harus men-take over. Dealnya tentu sangat fantastik karena torehan nilai 4 warna adalah salah satu burung jawara yang masih sangat “sulit” diraih jawara jawara lainnya, namun dengan mental istimewanya jawara Limousin memang layak dibandrol sangat fantastik.
Deal Transaksi dan Penyerahan Jawara Limousin kepada Primarasa team Bandung










SALATIGA, agrobisburung.com – Dipertengahan tahun 2026 ini burung burung handal yang sudah mencapai usia matang mulai mencapai peak peforma-nya saat di lapangan. Temasuk juga jawara Limosin (Grand Master) milik HA Toha yang sudah diboyongnya di awal awal tahun 2026 ini, dan seiring berjalan waktu saat sudah mulai mencapai usia matangnya produk Grand K-10.A ini semakin menujukkan kualitas istimewanya. Di Liga Jateng Gayeng, jawara Limosin ini sukses meraih nilai 4 warna ditampilannya dan langsung membuat BK, Pangliman Primarasa Team Bandung yang sudah memburunya sejak LPI Cirebon harus men-take over. Dealnya tentu sangat fantastik karena torehan nilai 4 warna adalah salah satu burung jawara yang masih sangat “sulit” diraih jawara jawara lainnya, namun dengan mental istimewanya jawara Limousin memang layak dibandrol sangat fantastik.










HA Toha mengatakan bahwa jawara produk Grand K-10.A miliknya yang sudah di take over Primarasa Team memang burung istimewa. Sejak diboyongpun burung ini sudah memiliki kualitas yang menonjol dan selama di tangannya burung tersebut memang tetap istimewa penampilannya. Dan baru di Liga Jateng Gayeng #5 Salatiga jawara Limousin ini bisa top form penampilannya dan mampu meraih nilai 4 warna. “Jawara Limousin ini memang diburu Primarasa Team sejak di LPI Cirebon, namun setelah mendengar sendiri dan meraih 4 warna akhirnya BK yang jadi leader Primarasa Team deal dengan harga fantastik untuk menjadikannya amunisi baru Teamnya,” ucap Abah Toha.








BK Primarasa menuturkan bahwa sejak di LPI Cirebon, Limousin memang mewah saat dipantaunya dan terus diburunya hingga di gelaran Jateng Gayeng di Salatiga. Bagi Primarasa burung mewah harus diburu dan dijadikan burung andalan teamnya karena team besar itu berani update amunisi lomba dan itu selalu dilakukan Primarasa Team. Dan hadirnya jawara Limousin memang menjadi suntikan amunisi besar bagi Primarasa Team yang bakal memoncerkan Limousin ke kelas bergengsi. “tunggu saja hebohnya Limousin saat tampil di kelas bergengsi karena saya sudah memastikan burung ini istimewa nya luar biasa. Dan saat ini, andalan anyar teamnya Limousin memang pantau terbaik di tahun 2026 ini. Semoga membawa bekah buat Primarasa team, terima kasih kepada abah Toha dan juga Koh Tiek Gwan sanga peternak,” ucap BK Primarasa.




Tiek Gwan, pemilik Grand Master ikut menututkan bahwa orbitan ternakannya dari Grand K-10. A memang tipikal burung “bahaya”, kalau mau bunyi terbaiknya di pakai maka raihan nilai istimewa sudah pasti bisa. Adik adiknya juga merata kualitasnya dan beberapa yanga dan di kungmania juga sudah terpantau tampil istimewa. “Puji Tuhan, jawara Limousin di take over Primarasa Team Bandung, semoga di team barunya produk grand ini bisa selalu menyenangkan bos barunya. Terima kasih buat Primarasa Team Bandung,”.
Tinggalkan Komentar










Tinggalkan Komentar