Moncernya Jawara Jendral Menjadi Pembuktian Hamidi, Pemilik Balada Jaya BF Pamekasan Sukses Sebagai Jurnas & juga Breeding
Semarak hobi perkutut di Pamekasan memang luar biasa, para kungmania dan juga para breeder lokal juga berlomba lomba untuk mencetak produk lokal (terbaik) sendiri. Tingginya permintaan produk lomba memang menjadi kebutuhan yang terus dicari oleh kungmania di Pamekasan karena intensitas berlombanya sangat “padat”. Nah sikon inilah yang membuat sosok Hamidi, salah satu juri nasional asal Pamekasan menjadi semakin fokus mengembangkan breeding yang memang sudah ditekuninya. Mengusung nama Balada Jaya BF, Hamidi benar benar mendapatkan hasil yang diharapkan banyak peternak yaitu produk ternaknya bisa moncer di lomba, salah satu buktinya jawara Jendral (Balada Jaya K-Yaris) Milik H Rudi Sonok Waru Pamekasan naik podium 1 (piyik hanging) di #3 LPP 2026 di Pamekasan.
Hamidi, pemilik Balada Jaya BF asal Blaban Batumarmar Pamekasan suskes menjadi jurnas & Breeding










PAMEKASAN, agrobisburung.com – Semarak hobi perkutut di Pamekasan memang luar biasa, para kungmania dan juga para breeder lokal juga berlomba lomba untuk mencetak produk lokal (terbaik) sendiri. Tingginya permintaan produk lomba memang menjadi kebutuhan yang terus dicari oleh kungmania di Pamekasan karena intensitas berlombanya sangat “padat”. Nah sikon inilah yang membuat sosok Hamidi, salah satu juri nasional asal Pamekasan menjadi semakin fokus mengembangkan breeding yang memang sudah ditekuninya. Mengusung nama Balada Jaya BF, Hamidi benar benar mendapatkan hasil yang diharapkan banyak peternak yaitu produk ternaknya bisa moncer di lomba, salah satu buktinya jawara Jendral (Balada Jaya K-Yaris) Milik H Rudi Sonok Waru Pamekasan naik podium 1 (piyik hanging) di #3 LPP 2026 di Pamekasan.










Hamidi mengatakan bahwa breeding yang ditekuninya berkat ketelatenannya disela sela kesibukan dirinya sebagai abdi negara serta juga dukungan para kungmania yang ada di daerahnya. Balada Jaya BF sendiri “lahir” di desa Blaban, Batumarmar Pamekasan yang saat ini mengembangkan 8 petak kandang sederhana, untuk materi indukan juga diboyong dari peternak lain serta ada juga yang berkolaborasi dengan sesama peternak di Pamekasan. “Untuk indukan memang ada yang memang dipilih sendiri dan juga ada berkolaborasi dengan sesama peternak, asal memenuhi syarat untuk diternak dan sesuai kebutuhan breeding maka langsung dijadikan indukan di Balada Jaya BF.








Lebih lanjut Hamidi menyampaikan bahwa saat breeding sudah memiliki slogan untuk memacu semangat breedingnya yaitu ” breeding untuk mencetak burung irama bervolume besar yang stabil”. Untuk mencapai itu dirinya berserta koleganya memang harus melewati proses breeding yang panjang hingga akhirnya beberapa piyik prospek yang menjanjikan terpantau di kandangnya. Piyik itu saat ini bernama Jendral yang sudah diboyong Rudi Sonok sejak usia 1 bulan dan sesuai prediksinya burung tersebut menjelma piyik istimewa yang dalam beberapa kali penampilannya bikin kejutan di lapangan. Upadate-nya jawara belia Jendral merebut podium pertama di LPP 2026 di Pamekasan.




Untuk breeding dengan 8 petak kandang Hamidi benar benar menyeleksi ketat semuanya, untuk yang dicemplungkan ke kandang unggulan diseleksi dipantau sendiri baik itu kualitas dari suara,trah darah serta mental tarungnya menjadi patokan utama. Hamidi, yang juga pengurus Pengda Pamekasan (ketua juri) juga merekrut tim sendiri (Tim Balada) untuk kandang dan lomba agar hasil ternaknya juga ada yang memantau, terutama kesehatan burungnya supaya benar benar terjaga. “Untuk urusan kandang total saya memakai tim sendiri (untuk kandang dan lomba) yang memang sudah terlatih karena saya sendiri memang sibuk dikerjaan, jadi dengan adanya tim kandang saya bisa lebih tenang karena urusan kandang ada yang ngurusin,” ucap Hamidi
Dan dari ke-8 kandang ternanya balada Jaya semuanya memang memuaskan hasilnya, adapun materi indukan unggulannya adalah Balada Jaya BK.J5 JAGUAR(BALADA K.B6 LM x JASIKA K.5)induk BARA BERE, Balada jaya K.J4 LAMBORGHINI (FATHER K.07 x ATLAS K.555), Balada Jaya K.J6 YARIS(ALT K.SAMURAI x JASIKA K.5)Induk JENDERAL, Balada jaya K.J7 PAJERO (JASIKA K.9 x MPG M5), Balada Jaya K.J8 ALPHARD(HSN LA K.27 Mahakam x JASIKA K.18). Dan untuk K-Jaguar adalah kandang Balada jaya yang paling laris manis diboyong kungmania, bahkan di arena kolom saja anaka dari Jaguar langsung jadi buruan kungmania di Pabaru Pamekasan.

“Saya secara pribadi mengucapkan terima kasih kepada kungmanai yang sudah menggunakan produk Balada Jaya untuk di lomba ataupun untuk bahan ternak. Dan sangat spesial buat H Rudi Sonok yang sudah moncer bersama jawara Jendral (Balada Jaya), semoga kedepannya prestasi Jendral semakin berprestasi hingga dewasa. Alhamdulillah sungguh rezeki dari Allah tiada terduga,” ucap Hamidi menutup pembicaraannya dengan agrobisburung.com
Tinggalkan Komentar










Tinggalkan Komentar