LPM Jadi Salah Satu Barometer Lomba Tersolid Di Indonesia, Jawara Arung Binang “The Best”, Top Up Domisol Raih 4 Warna, Adi Putro & Bencana Kuasai Podium Pertama di LPM #6 BangkalanB
Gelaran LPM #6 LPM Bangkalan 2026 pada Minggu (23/08/26) di Lap. Desa Kopang Blega Bangkalan menjadi wujud nyata kekompakan dan kesolidan 4 pengda se-Madura (Sumenep.Pamekasan, Sampang & Bangkalan) dalam menyemarakkan hobi perkutut di Madura. Agenda yang dilaksanakan Pengda Bangkalan berkolaborasi dengan Pengcam Blega & Galis ini benar benar menyempurnakan keutuhan 4 Pengda tersebut untuk mewujudkan hobi perkutut Madura Bersatu yang semakin baik. H Wawan Domisol, ketua pengda Bangkalan menyampiakan bahwa agenda LPM #6 ini menjadi wujud nyata Bangkalan siap bersatu dengan LPM dan atas nama pengda Bangkalan dirinya menyampaikan terima kasih atas kehadiran semuanya dewan pengurus LPM dan kungmania se-Madura.
Pengurus LPM, Juri & Panitia










BANGKALAN, agrobiburung.com – Gelaran LPM #6 LPM Bangkalan 2026 pada Minggu (23/08/26) di Lap. Desa Kopang Blega Bangkalan menjadi wujud nyata kekompakan dan kesolidan 4 pengda se-Madura (Sumenep.Pamekasan, Sampang & Bangkalan) dalam menyemarakkan hobi perkutut di Madura. Agenda yang dilaksanakan Pengda Bangkalan berkolaborasi dengan Pengcam Blega & Galis ini benar benar menyempurnakan keutuhan 4 Pengda tersebut untuk mewujudkan hobi perkutut Madura Bersatu yang semakin baik. H Wawan Domisol, ketua pengda Bangkalan menyampiakan bahwa agenda LPM #6 ini menjadi wujud nyata Bangkalan siap bersatu dengan LPM dan atas nama pengda Bangkalan dirinya menyampaikan terima kasih atas kehadiran semuanya dewan pengurus LPM dan kungmania se-Madura. “Walaupun mungkin pada waktu yang sama ini kungmania punya kegiatan Maulud Nabi SAW namun sebagai wujud kebersamaan tetap hadir di Kopan Blega Bangkalan. Semoga ini menjadikan kekompakan kita menjadi hobi yang tidak ada matinya karena semuanya selalu dihati kungmania untuk meramaikan hobi perkutut di Madura,” ucap H Wawan Domisol.










LPM #6 di Kopang Blega Bangkalan memang menjadi moment penting keutuhan penyelenggara/keanggotaan LPM 2026 karena Bangkalan secara resmi menjadi pelaksana seri LPM 2026. Abah Azis, ketua Dewan LPM mengatakan bahwa dengan pelaksanaan LPM #6 Pengda Bangkalan secara utuh LPM semakin kompak dan tentunya kekompakan ini akan menjadi sorotan dari luar Madura. Untuk itu kita bersama bias bias menjaganya, marwah barometer perkutut Indonesia yang melekat di Madura harus menjadi tanggung jawab bersama. Untuk itu untuk semua komponen LPM baik itu juri, pelaksana/panitia, kungmania /peserta harus tetap menjaga koridor yang sudah kita sepakati bersama.









Ahmad, Jurnas asal Sampang juga kembali mengingatkan bahwa penilaian juri adalah mutlak menjadi penentu keberhasilan sebuah pelaksanaan lomba. Untuk semua elemen juri (juni penilai, koorninator & dewan) diharapkan selalu bisa menjaga kekompakan terutama saat penilain harus bisa sama penempatan nilainya. Antara juri dan koordinator penilaiannya harus sama saat di meja perumus karena penentuan ini akan mudah dirumuskan saat semuanya bisa selaras, untuk itu penilaian burung harus cermat karena pada dasarnya burung yang bunyi saat dilomba kualitas suaranya pasti tidak akan sama.





Sementara itu hasil pertarungan sengit dari masing masing kelas juga terbilang menarik, pasalnya lokasi lomba yang “baru” juga menguji mental jawara yang turun. Di kelas dewasa bebas, aksi jawara Arung Binang bergelang 3F (Kerekan 33) milik H Sularno asal BSD Tangerang kembali membawa aroma mewahnya burung “pakem” Indonesia yang memang sulit dilawan kalau sudah beraksi. Walaupun raihan nilai tidak seperti di LPI namun poin terbaik selama 4 babak mampu mengunguli lawan lawannya untuk merebut podium pertama, disusul kemudian jawara Camelia (Kerekan 19) bergelang Ababil dan Senandung Rindu (Kerekan 27) bergelang Atlas yang menempati podium kedua & ketiga.


Di kelas piyik bebas, jawara Top Up Domisol benar benar menjadi bintang lapangan di LPM #6 Bangkalan pasalnya raihan nilai 4 warna hanya diraih jawara bergelang BLGM (Kerekan 103) milik H Wawan Domisol yang juga ketua Pengda Bangkalan. Kemenangan ini juga memberikan bukti bahwa Bangkalan siap bangkit bersama derajat jawara jawara terbaik dan aksi jawara Top Up Domisol yang meraih bendera empat warna langsung menarik banyak kungmania untuk bergeser di kelas piyik bebas karena suara tembusnya membuat aksi burung yang sempat moncer di LPI Sampang memang layak mendapatkan nilai tersebut dan kemenangan ini juga diganjar raihan posisi pertama direbutnya. Disusul kemudian jawara Kapten Srobot (Kerekan 93) bergelang Victory dan jawara Damar Wulan (Kerekan 145) bergelang Rafi yang menyusul meraih posisi kedua dan ketiga.


Pertarungan di kelas piyik yunior kali ini benar benar didominasi oleh jawara Adi Putro bergelang Putra Mandiri (Kerekan 282) yang benar benar tampil luar biasa, babak demi babak hingga liga usai jawara milik Heru NHD Sumenep ini memborong semua kemenangan di setiap babaknya untuk menguasai podium pertama. Sementara jwara Alibaba (Kerekan 240) bergelang Bintang Surya dan jawara Akar Bahar (Kerekan 293) bergelang Sumber Urip menyusul dan bertengger dipodium kedua dan ketiga.


Di kelas piyik hanging, jawara Bencana (gantangan 97) bergelang Bocor Alos milik Arifin asal Kedundung Blega Bangkalan membuat kejutan, dominasi beberapa jawara yang biasa menguasai lapangan hanging harus mengakui keperkasaan Bencana untuk meraih posisi terbaik pertama. Dan jawara Palestine (Gantangan 76) dan jawara Smurai Biru (Gantangan 95) bergelang ICM harus puas menempati posisi kedua dan ketiga setelah perlawanannya mampu diungguli jawara Bencana.












Tinggalkan Komentar










Tinggalkan Komentar