Sehari 3 Kali Transaksi, Kungmania Pemula Ben Jakarta Borong 7 Ekor Anakan dari Kandang Favorit WAT BF Tasikmalaya

Nama besar WAT BF Tasikmalaya dan reputasinya selama ini kembali menjadi alasan utama bagi Kungmania pemula seperti Ben Jakarta berani mengambil keputusan untuk melakukan transaksi dengan Hendry WAT. Ben tidak mau ambil resiko, karena yang diinginkannya adalah anakan berkualitas. Jadi pasti yang dipilihnya adalah peternak terbaik. “Setahu saya, WAT BF adalah peternak besar dikenal memiliki standar tinggi. Burung berkualitas dengan suara besar, irama dan power yang bagus. Sesuai dengan yang saya cari,” ungkap Ben.

Tinggalkan Komentar

Ben Jakarta merasa yakin terhadap pilihannya memborong 7 ekor anakan WAT BF.

Ben Jakarta merasa yakin terhadap pilihannya memborong 7 ekor anakan WAT BF.

JAKARTA, agrobisburung.com – Nama besar WAT BF Tasikmalaya dan reputasinya selama ini kembali menjadi alasan utama bagi Kungmania pemula seperti Ben Jakarta berani mengambil keputusan untuk melakukan transaksi dengan Hendry WAT. Ben tidak mau ambil resiko, karena yang diinginkannya adalah anakan berkualitas. Jadi pasti yang dipilihnya adalah peternak terbaik. “Setahu saya, WAT BF adalah peternak besar dikenal memiliki standar tinggi. Burung berkualitas dengan suara besar, irama dan power yang bagus. Sesuai dengan yang saya cari,” ungkap Ben.

Ben Jakarta merasa yakin terhadap pilihannya memborong 7 ekor anakan WAT BF.

Ben menambahkan, sebelumnya ia memperoleh informasi mengenai WAT BF dari media online agrobisburung.com maupun media sosial Facebook. Sejak awal tahun 2026, ia mengamati perkembangan terkini dunia hobi perkutut di Indonesia. Baik liga-liga diberbagai daerah maupun lomba nasional LPI. Salah satunya ia memperoleh informasi jika WAT BF adalah peternak yang sedang “booming” saat ini. “Saya lihat WAT BF termasuk peternak yang lagi ramai diperbincangkan dan produk-produknya banyak diserbu Kungmania,” tambahnya.

Berdasarkan alasan-alasan tersebut, akhirnya Ben langsung memilih WAT BF. Setelahnya, Ben menghubungi Hendry WAT untuk memperoleh informasi yang lebih jelas secara langsung. Diantaranya, kandang-kandang favorit dengan indukan berkualitas dari peternak lokal maupun import. Sampai pada akhirnya, Hendry WAT merekomendasikan sejumlah nama. “Yang saya cari kan anakan potensial dengan kualitas suara besar, irama dan power bagus. Koh Hendry menyodorkan 7 ekor piyikan dari 5 kandang favorit yang tersedia saat ini. Setelah saya lihat materinya, saya merasa cocok dengan keinginan,” jelasnya.

Kelima kandang favorit tersebut, antara lain, Elang Samudra, Semar Mesem, ⁠Mantra Jaya, ⁠Ratu Paksi dan Prabu Arsa. Dari kelima kandang tersebut, 7 diantaranya jadi pilihannya. Karena hanya tersisa 7 ekor saja. Usianya ada yang 2 Minggu hingga sebulanan. “Rencananya setelah usia 2 bulan lebih dikirim ke Jakarta,” katanya.

Sebelumnya, Ben sudah mengoleksi sebanyak 15 ekor burung piyikan kualitas lomba dari sejumlah peternak pilihan terbaik Tanah Air. Dengan adanya 7 ekor piyikan tambahan ini, kini totalnya menjadi 22 ekor. Selanjutnya, asmu burung tersebut akan ia pantau satu persatu sampai akhirnya terpilih yang terbaik. “Ya, kita nikmati saja prosesnya. Kalau ada rejekinya pasti akan muncul yang bagusnya. Saat ini saya fokus pilih burung-burung potensial untuk lomba. Kedepan, sebagai jangka panjangnya saya juga sedang persiapkan kandang ternak di kediaman orangtuanya di Malang, Jawa Timur,” ujarnya.

Sementara itu, Hendry WAT mengungkapkan jika proses transaksi dengan Ben Jakarta berlangsung hanya dalam waktu sehari saja. Bahkan, dalam sehari terjadi 3 kali transaksi. “Saya akui keberanian dan keyakinan Ben. Saya ucapkan terimakasih atas kepercayaannya terhadap produk WAT BF. Semoga 7 piyikan yang diambilnya sesuai harapan,” pungkas Hendry WAT.

Tinggalkan Komentar