Loading Posts...

Advertisement

  

      

Panitia Sukses, Superman memang terbaik & Rara Santang lengkapi kemenangan tim Pamekasan di Cinta Satwa 2021 Sleman Jogja

SLEMAN-JOGJA, agrobisburung.com – Gelaran konkurs Cinta Satwa 2021 yang digelar di Lap. Sendang Tirto Berbah Sleman Jogja pada Minggu (14/11)  menjadi konkurs yang luar biasa, walau tidak disebut sebagai gelaran LPI namun kelas lomba sangat mewakili suasana konkurs Nasional yang memang sudah ditunggu kungmania Indonesia. Pesertanya juga datang dari berbagai daerah di Indonesia menjadi bukti kelas lombanya serta hajatan P3SI Pusat yang menggelar Rakernas pada 13/11) menjadi moment penting buat P3SI bahwa semuanya bisa mulai kembali normal. Ketua umum P3SI Pusat, Mayjen TNI (Purn) H Zainuri Hasyim dalam sambutannya menyampaikan banyak hal berkaitan tentang P3SI selama masa pandemi terutama dengan jadwal lomba yang ditiadakan selama masa pandemi Covid-19 dan persiapan P3SI di tahun 2022 yang semuanya di bahas dalam Rakernas 2021 di Jogja. Ketua umum yakin bahwa di tahun 2022 semuanya bisa kembali normal jadwal LPI sudah di susun dalam 9 seri dan pendapatan kas organisasi sudah semakin bagus dan yang pasti hobi perkutut Indonesia kembali akan bergairah setelah melandaimnya kasus Covid-19 di Indonesia.

Pelepasan Burung menantai Cinta Satwa dibuka

Ketua Umum P3SI bersama panitia dan tamu undangan

tim Pamekasan mendominasi kejuaraan Cinta Satwa 2021

Selain menyampaikan hasil Rakernas 2021, Ketua umum P3SI juga memberikan penekanan khusus kepada Juri sebelum membuka konkurs Cinta Satwa bahwa kinerja juri saat berlomba merupakan hal penting untuk suksesnya lomba. Saat bertugas juri harus benar benar bekerja sesuai hati nurani jangan hiraukan burung yang bekerja milik siapa harus sesuai dengan kinerja burung saat itu dan juga kepada para pengurus P3SI sebisa mungkin untuk bisa memberikan rasa nyaman saat berlomba. Hormati kinerja juri yang bertugas dengan tidak secara langsung menjadi “joki” untuk burung lombanya, biarkan anggota timnya yang menjoki burung lomba.

Sambutan ketua umum P3SI

Sambutan ketua panitia Agus Hendratmo Samirono

Sementara itu jalannya lomba memang  terasa “sangat berat”untuk para jagoan lomba saat akan bertarung di kelas dewasa, cuaca sedikit gerimis dan suhu udara dibawah 26 derajat membuat semua jawara harus melakukan start yang sulit, namun beberapa jawara ciamik yang memang harus menjadi yang terbaik tetap melakukan tugasnya dengan baik. Di dewasa senior, Superman bergelang Shasha Difa milik H Kamil yang tampil luar biasa menjadi jawara terbaik di kelasnya, mampu menunjukkan peforma istimewanya di babak 3 dengan raihan nilai 4 warna juga membuktikan kelasnya. Superman memang membuktikan segalanya di Jogja, beberapa jawara yang sebenarnya jadi musuh bebuyutan sebelum turun di Jogja juga tak bisa membuktikan sesumbarnya untuk menampilkan peforma istimewa.

Superman milik H Kamil HK Pamekasan sah menjadi burung terbaik setelah moncer di Cinta Satwa

3 besar dewasa senior

Jawara Superman memang layak dapat pengakuan terbaik atas prestasinya di Jogja, beberapa pemandu bakat yang di samperin agrobisburung.com memberikan komentarnya bahwa burung terbaik itu burung yang bisa menang di berbagai medan lomba. Apapun lasannya kemenangan podium pertama Superman menjadi bukti nyata bahwa Superman burung terbaik saat ini karena sudah membuktikan dengan kemenangannya. Naga Bonar bergelang Palem milik Achmadi Pamekasan yang berada di posisi kedua juga merupakan burung bagus, pun demikian di posisi ketiga Wiro Sableng bergelang Selancar milik Andre Selancar diposisi ketiga juga memberikan bukti bahwa jawaranya terbaik walau menjadi terbaik ketiga.

TIm AKS moncer dengan Rara Santang

3 besar dewasa yunior

tim SKAD puas di posisi kedua dewasa yunior

Di dewasa yunior, jawara Rara Santang milik H Sibli tim AKS Pamekasan melengkapi kemenangan tim Pamekasan di Jogja, dua kelas utama semua jawaranya di boyong ke Pamekasan. Rara Santang yang bergelang Manila mampu menampilkan peforma terbaiknya dengan merebut posisi pertama dan kemenangan ini bagi Rara Santang jelas menaikkan nama H Sibli sebagai pemaian baru yang perlu diwaspadai karena koleksi beberapa jawaranya mumpuni untuk bicara di level nasional. Di posisi kedua di rebut Cinta Cinta bergelang Batu Sangkar dan di posisi ketiga direbut Dewi Shinta bergelang Ote milik Kades Sukandar Sumenep.

Panitia Cinta Satwa 2021

Diakhir Lomba Agus Hendratno Samirono, ketua pantia menyampaikan rasa bangganya akan apresiasi yang besar dari kungmania dari berbagai kota yang sudah datang ke Sleman dan segenap Panitia konkurs Cinta SAtwa Cup 2021 Sleman menguncapkan banyak terima kasih atas kehadirannaya. “Panitia juga menyampaikan apresiasi kepada para peternak burung lelangan, sponsor semoga amal baik sahabat kungmania diberi balasan dari Allah SWT amiiiinn,” ucap Agus Hendratno yang juga ketua pengda Sleman. AB-END

korps Juri

 

 

 

Data Juara Konkurs Cinta Satwa 2021 (Kelas Dewasa) Di Sleman Jogja, Minggu 14 November

 

Data Juara Konkurs Cinta Satwa 2021 (Kelas Piyik) di Sleman Jogja, Sabtu 13 November

 

Tinggalkan Komentar

Advertisement