Loading Posts...

Advertisement

      

Tim JBM Malang Boyong Minak Jinggo & Sekar Senilai Rp. 150 Juta dimarkas HDL Gresik

GRESIK, agrobisburung.com – Tidak hanya sukses mempromosikan produk ternaknya, tim JBM yang juga di kenal sebagai pemain lomba dengan sederetan burung jawara tidak hanya berdiam diri untuk tetap mengibarkan bendera timnya agar tetap melejit di lapangan. Setelah beberapa burung lombanya di take over pemain lomba maka secara otomatis tim yang bermarkas di Malang ini harus mencari pengganti jawara yang sudah diboyong kungmania lain. Nah perburuan ini dilakukan oleh semua anggota tim, Abah Faisol JBM memberikan wewenang kepada timnya yang juga putranya, Dayat dan Robi untuk mengejar burung burung baru untuk melapisi tim tempurnya. Dan burung tersebut sudah dipantau sepak terjangnya selama sebulan terakhir yaitu Minak Jinggo bergelang HDL dan Sekar bergelang PA, keduanya sama sama burung prestasi yang sangat cocok untuk menjadi amunisi baru tim JBM.

Robi & Dayat Deal Minak Jinggo

Robi Dan Dayat Deal Jawara muda Sekar milik Tristan KPOH

Robi & Dayat JBM yang diberi tugas Abahnya langsung gencar memburu kedua burung tersebut, memantau beberapa kali di lapangan tampaknya memang cocok untuk pelapis baru tim JBM apalagi keduanya adalah tipikal burung burung fighter. Nah Robi & Dayat JBM akhirnya datang ke markas HDL yang memang kebetulan memang menjadi basecamp training kedua jawara yang diburunya, transaksipun terjadi dengan penawaran yang terbilang seru namun semuanya bisa deal setelah ada kesepakatan kedua jawara ciamik ini di take over tim JBM senilai Rp. 150 Juta. “Alhamdulillah keduanya bisa lepas juga, padahal sang pemilik keduanya masih ngak mau melepas Minak Jinggo dan juga Sekar, namun setelah harga tawaran kami naik akhirnya ada kata deal untuk melepas keduanya,” ucap Dayat JBM

Transaksi sambil berlatih di agenda rutin markas HDL setiap Rabu

H Cholil yang jadi mentor kedua jawara tersebut mengatakan bahwa keduanya sebenarnya masih dipakai untuk berlomba karena memang lagi on fire di lapangan, namun tim JBM yang memang sudah terlalu suka dengan keduanya akhirnya harus melepas. Dan ini menjadi kebanggan tersendiri buat HDL dan PA yang produk ternaknya memang menjadi salah satu produk laris di duani perkutut Indonesia. AB-END

Tinggalkan Komentar

Advertisement