Loading Posts...

Advertisement

     

Sword BF Solo Sapu Bersih Kejuaraan, Bima (A3T) Menjanjikan di Kopdar Kuwok Mania Tasikmalaya 

TASIKMALAYA, agrobisburung.com – Di warnai berita duka atas kepergian salah seorang tokoh puter pelung nasional asal Bandung, Ardhy Arenna, yang wafaf sehari menjelang digelarnya lomba regional Kopdar Kuwok Mania Tasikmakaya, Sabtu (19/6), gelaran P5SI Pengda Tasikmalaya di Pasar Cikurubuk Tasikmalaya, Minggu (20/6), tetap berlangsung meriah dan sukses. Peserta yang hadir mayoritas berasal dari Jabar dan beberapa tamu dari blok Tengah, seperti Solo dan Cilacap. Akibat situasi pandemi covid-19 yang tidak kondusif di Jabar dan Jabodetabek, sehingga sebagian peserta mengurungkan niatnya untuk hadir, meski sudah memesan tiket sejak jauh-jauh hari. “Lomba kali ini diwarnai berita duka atas meninggalnya Abah Ardhy Arenna. Selain itu juga ada beberapa tiket cancel-an dari Bandung, Garut dan Jabodetabek, akibat situasi pandemi covid,-19, tapi lomba tetap berlangsung aman dan lancar,” ujar Mang Tia, mewakili panitia P5SI Pengda Tasikmakaya.

Panitia Kopdar Kuwok Mania Tasikmakaya.

Sword BF Solo borong piala.

Sword BF Solo borong piala.

Lomba dilaksanakan dengan mengikuti aturan protokol kesehatan. Panitia selain menyediakan tempat cuci tangan dan hand sanitizer,. juga mewajibkan kontestan untuk menggunakan masker dan menjaga jafak aman selama lomba berlangsung  Lomba dimulai jam 10 pagi dengan melonbakan tiga kelas, yakni dimulai dari madya, utama dan terakhir best of the best. Sehingga, lomba pun bisa berakhir sebelum maghrib, atau tepatnya jam 5 sore.

Nanang PMB Bandung hantarkan Bima (A3T) raih juara 2 utama dan 3 BOB.

Kali ini tim tamu dari Solo berhasil membombardir tuan rumah dengan gempuran jago-jago terbaik produk Sword BF. Betapa tidak, Sword BF berhasil memboyong 8 piala dari 9 andalan yang dibawa ke Tasikmalaya. Bahkan, podium utama di semua kelas berhasil dikuasai Sword BF. Putra Samiaji mengawalinya di kelas madya, kemudian Samiaji utama dan terakhir Mangkubumi merajai BOB. Yang menarik, terjadi moment istimewa ketika bapak dan anak sama-sama merebut juara dikelas yang berbeda. Samiaji di kelas utama dan Putra Samiaji di kelas madya.

Suasana lomba puter pelung Tasikmakaya.

Penampilan menjanjikan juga ditunjukkan Bima, ancalan Nanang PMB BF Majalaya Bandung. Burung bergelang A3T 286 ini, kembali menunjukkan kestabilannya di papan atas. Setelah mengawali debutnya di latber Garut (24/5), dengan masuk 3 Besar, kali ini Bima berhasil mengoleksi dua gelar didua kelas yang diikutinya. Di kelas utama meraih juara kedua dan di kelas BOB menduduki peringkat ketiga. Selain itu, jago-ago tuan rumah jugs tidak sedikit yang masuk nominasi. Setidaknya Tasikmalaya sudah membuktikan kesuksesannya tidak hanya sebagai penyelenggara lomba, tetapi juga secara kuantitas dan kualitas burung-burung Kota Resik patut diwaspadai. AB-AMA/end

Tinggalkan Komentar

Advertisement