Loading Posts...

Advertisement

      

Tak Diunggulkan Kacer Paku Mas Sabet Tiket Utama Di kelas Kacer Piala Pasundan IV

BANDUNG, agrobisburung.com – Piala Pasundan IV sudah berakhir tetapi aura kemenangan dari setiap jawara yang berhasil menorehkan tinta sejarah di bumi Pasundan masih terasa sampai saat ini. Perbincangan para pemain yang sudah memprediksi siapa saja bakal calon juara di setiap kelasnya karena kualitas burung yang hadir di event gawe dari Radja Garuda Nusantara rata rata mempunyai jam terbang  bertanding yang tinggi.

H.Oyong (kiri) & Andre (Kanan) Jawara di tanah Pasundan

Menarik dikelas kacer, Paku Mas milik H.Oyong Pandan Wangi SF, Kendal yang tak diunggulkan sama sekali mampu menggebrak di dua kelas yang diikutinya, mampu menduduki posisi ketiga di sesi pertama dengan tiket rp. 300 ribu merupakan hal yang luar biasa karena lawan yang dihadapinya merupakan burung burung yang sudah sering langganan juara di event event besar sebut saja kacer Juventus, Taxi, Adipati dan masih banyak lagi kacer berkualitas bertempur di sesi pertama kelas kacer ini. Mantap dengan performanya di sesi pertama H.Oyong nekat menurunkan Paku Mas di kelas utama dengan berbandrol tiket Rp. 2 juta dan benar saja penampilannya tak kalah menarik seperti sesi pertama bahkan dilihat semakin ngotot, dengan tarian khas Paku Mas nagen sambil melantunkan roll speed rapatnya mampu menarik perhatian juri yang bertugas dan tanpa ragu menjatuhkan pilihannya kepada Paku Mas sebagai juara pertama di tiket utama Rp. 2 juta

Paku Mas tak diunggulkan dominasi kelas utama

Merunut ke belakang jawara Paku Mas merupakan burung yang baru di take over H.Oyong dari latberan seputaran kota Kendal dan baru stabil di lapangan beberapa bulan terakhir ini, prestasi yang masih hangat Paku Mas ketika harus rela berbagi juara 1,2 dengan kacer Twister SPI (MP) milik Mr.Bambang Honda Bojonegoro di gelaran Ndayu Cup Sragen, Melihat penampilan apik Paku Mas setiap turun lomba H.Oyong dan team Pandan Wangi SF bertekad menjajal Paku Mas untuk bisa bertarung dengan burung nasional di Piala Pasundan IV dan hasil akhir burung yang tidak diunggulkan sama sekali ini mampu bertengger di deretan daftar juara bersanding dengan  burung papan atas lainnya. AB-AGU

Tinggalkan Komentar

Advertisement