Obituari H Muhammad Huzaini IBM/Inul BF Surabaya : Ingin Selalu menjaga hati dengan perkutut … Presiden Jokowi Kirim Karangan Bunga

21212111111

 

AGROBISBURUNG.COM – SURABAYA. Innaa Lillaahi Wa Innaa Ilaihi Rooji’uun …Kabar Duka Meninggalnya (Alm.) H Muhammad Huzaini sudah tersebar di Medsos pada Selasa (06/08) di kala semua kungmania mengawali aktifitas pagi. Banyak yang tidak yakin dengar kabar duka tersebut, namun banyaknya ucapan turut berduka cita dan belasungkawa lewat group medsos memberikan kabar orang yang kita cintai di perkutut Nasional sudah berpulang dan menghadap sang pencipta. Bahkan ada yang masih tidak yakin ketika ada yang bertanya alamat kediaman (alm) Abah Muhammad Huzaini di Dupak untuk memesan karangan bunga dari ketum P3SI … ketidak yakinan itu juga memang beralasan sebab dini hari sekitar pukul 01.00 WIB masih berada di RS tempat Abah dirawat, bahkan salah satu putra Abah Muhammad, Munir yang sempat pulang setelah melihat tensi darah Abahnya aman  menjelang shubuh sampai usai mengantarkan sang anak ke sekolah hingga sempat ngopi di warung dekat rumah harus menerima telepon dari RS untuk segera kembali ke RS … dan ketika semua keluarga berkumpul sosok humoris yang dengan penuh keusilannya, keramahannya, semangatnya  itu harus berpulang menghadap sang Khalik … semua sedih bercampur cucuran air mata atas kepergian Abah tercinta … teriring ayat ayat allah mengiringi sang maestro perkutut Indonesia menuju peristIrahatan terakhirnya di komplek pemakaman keluarga di Omben Sampang Madura

Semuanya menjadi seperti baru kemarin padahal sudah hari kedua tahlilan/ta’ziyah untuk mendoakan (alm) Abah Muhammad, agrobisburung.com sendiri mengenang satu kebersamaan yang mungkin kungmania tidak bisa merasakan, kala itu harus tolak ke Surabaya setelah liputan Paku Alam Cup di Jogja beberapa tahun lalu. Menumpang mobil pribadi (alm) Abah Muhammad menuju Surabaya serta duduk dibelakang setir mengawalnya, di setiap perjalanan berkali kali harus berhenti sekedar minggir untuk mampir ke warung Makan. Bayangkan perjalanan pulang ke Surabaya dari Jogja harus ditempuh 10 jam lebih, apa yang terpikirkan saat itu … usil banget sih Abah ini masak baru 15 menit berjalan harus selalu “wajib” makan dan makan lagi sampai menuju arah Surabaya. Maknanya adalah semuanya harus mengalir dan saling memberi serta membantu bahkan pertemuan kali terakhir usai gelaran Walikota Cup Surabaya 2019  agrobisburung.com beserta jajaran pengurus pengda Surabaya masih mendapatkan wejangan seorang “ayah” . Pesannya bahwa semua yang berkaitan dengan hobi perkutut di pengda Surabaya adalah milik bersama, harus untuk kebersamaan. Harapan Abah saat itu untuk segera menunjuk pengganti dirinya sebagai penjuang hobi perkutut ke depannya. “Benar benar selalu menjaga hatinya di hobi perkutut … jarang menemukan sosok seperti (alm), kita semua akan lanjutkan perjuanganMu Abah … pesanmu sudah kami terima,”. 

WALIKOTA SURABAYA DI RUMAH DUKA (ALM) ABAH MUHAMMAD HUZAINI DUPAK SURABAYA

(ALM) ABAH MUHAMMAD IBM SEBELUM DIBAWA KE OMBEN SAMPANG MADURA

Kehilangan sosoknya selain keluarga besar IBM juga dirasakan banyak Kungmania berbagai angkatan yang mengiringinya sejak 1990-an saat masa masa indah terjun di hobi perkutut. Rasa kehilangan itu telihat pula dari rangkaian karangan bunga yang berjejer di teras kediaman (alm) Abah Muhammad di Dupak Surabaya dari semua kalangan (terutama di luar kamunitas hobi perkutut – P3SI). Walikota Surabaya Tri Rismaharini yang bergegas setelah mendengar kabar duka langsung hadir di rumah Duka Demak Surabaya …. ikut terhanyut dan ikut menyambut kedatangan jenazah di rumah duka (sebelum keberangkatanya ke Omben Sampang) atas kepergian salah satu tokoh Madura (IKAMRA) ini, bahkan karangan bunga ikut berduka cita juga datang dari Istana Keprisidenan … yang menyiratkan betapa besar nama dan sosok (alm) diluar kamunitas perkutut. Banyak cerita , kenangan yang dialami, dirasakan bersama (alm) namun semuanya harus kita rangkum dengan iringan doa semoga (alm) diberikan nikmat yang tiada tara di sisi-NYA. Amiiiin …

Selamat Jalan Abah … Selamat Jalan Tokoh Perkutut Nasional yang selalu menjaga hatinya dengan hobi perkutut. (*) HENDRI AGROBISBURUNG.COM

Tinggalkan Komentar