Tolak Pinangan Rp 300 Juta, LB Sagiyem Tuban Ingin Fokus Kelas Fighter Dahulu
Mas Idris aka Gendut (Kanan) Pemilik Sagiyem










AGROBISBURUNG.COM – TUBAN. Judul di atas bak “cerita cinta monyet anak sekolah” kerap melontarkan pernyataan yang mencerminkan cinta bertepuk sebelah tangan seperti “Kamu terlalu baik buat aku”, “Aku mau fokus belajar dulu” dan semacamnya. Hal serupa, dialami Idris berbendera Ngeber SF Tuban atau kerap dipanggil Mas Gendut bersama Lovebird Sagiyem, durasi gampang untuk sampai ke sebutan istimewa. “Itupun ada syaratnya, semakin banyak peserta, katakanlah sampai penuh, kian joss kerjanya,” ujar Mas Idris.









Sagiyem dibelinya saat masih Balibu dengan harga Rp 2.5 jutaan, waktu bergaya lecek. Lepas dari itu, Idris masih ingat waktu DT CLBK Rayon Madura durasi tembus 4 menit krg 5 detik serta mendapat sebutan istimewa 28 waktu di KLI Gresik. Puncaknya, sewaktu di Trawas pernah di tawar dengan mahar wow, yakni Rp 300 jutaan. “Tapi belum saya lepas, karena masih suka, cari lagi susah mas. Sudah ikut saya sekitar tiga tahunan, selama dua tahun berhenti sekitar dua bulanan,” ujarnya usai nyeri di Launching Rinjani Enterprise di Gantangan IBM Sabtu (3/8) silam.








Perawatan harian di umbar, buka tanpa kerodong, tanpa jemur, mandi harian tidak pernah kecuali malam serta pagi hari sebelum berangkat lomba. “Waktu di lapangan tidak berani dijemur, aktifitas cenderung malam, untung kerja shift, jadi bisa ngerawat sendiri, sekali main delapan kali masih bisa, cenderung ikut kelas fighter sama dewasa, tapi kalau lagi mood bisa ikut kelas bebas, karena perawatan mudah, kadang dibawa sama teman-teman juga,” tuturnya. Dan, Minggu (4/8), Sagiyem tandang ke Soft Opening New Aura Community Sidoarjo, berhasil mendapat juara 1 Fighter A kemudian cuss ke lomba selanjutnya. “Mumpung belum balik Tuban mas,” pungkasnya. AB-IKO














Tinggalkan Komentar