Weidy Phoenix Medan Kungmania Pemula Pemberani, Booking K-WAT Slipknot & K-WAT Revolusi Plus 3 Kandang WAT BF Terbaru dengan Nilai Transaksi Fantastis

Nama besar WAT Wayang Turtledove Bird Farm Tasikmalaya memang harus diakui punya magnet tersendiri bagi semua lapisan kungmania Tanah Air. Tidak hanya para pemain senior atau lawas yang bikin mereka kembali turun gunung, tetapi juga pemain yang sedang eksis saat ini serta pemain pemula yang baru terjunpun ikutan terbius karenanya. Updatenya, kungmania pemula Weidy Tjan, pemilik Phoenix Bf Medan berani booking dua kandang unggulan yang menjadi simbol Raja-Ratu WAT BF: Slipknot dan Revolusi. Luar biasa …

Tinggalkan Komentar

1464e097-edc8-429a-8790-7fbd6df18f22

Weidy Tjan (Phoenix BF) Medan, merasa bersyukur bisa mengenal dekat WAT BF Tasikmalaya.

TASIKMALAYA, agrobisburung.com – Nama besar WAT Wayang Turtledove Bird Farm Tasikmalaya memang harus diakui punya magnet tersendiri bagi semua lapisan kungmania Tanah Air. Tidak hanya para pemain senior atau lawas yang bikin mereka kembali turun gunung, tetapi juga pemain yang sedang eksis saat ini serta pemain pemula yang baru terjunpun ikutan terbius karenanya. Updatenya, kungmania pemula Weidy Tjan, pemilik Phoenix Bf Medan berani booking dua kandang unggulan yang menjadi simbol Raja-Ratu WAT BF: Slipknot dan Revolusi. Luar biasa …

Weidy Tjan (Phoenix BF) Medan, merasa bersyukur bisa mengenal dekat WAT BF Tasikmalaya.

Bicara kualitas indukan tak perlu diragukan lagi, markas WAT BF dihuni individu-individu jempolan, pilihan terbaik dari petetnak lokal maupun import. Kualitas hasil produksi juga harus diakui merata. Mengandalkan pakem irama dan air suara istimewa yang konsisten sejak era 80-an. Tak mengherankan jika produknya laku keras dipasaran. Baik indukan atau bahan maupun piyikan jebolan WAT BF selalu jadi buruan. Dengan kualitas diatas rata-rata, namun dengan harga bersaing.

Bahkan, seorang pemain pemula seperti Weidy Tjan (Phoenix BF) Medan, merasa yakin jika WAT BF menjadi pilihan tepat baginya yang tengah memulai kiprahnya didunia breeding perkutut. Karena selama setahun terakhir ini dirinya mempelajari hobi perkutut, nama WAT BF berada pada daftar utama peternak incarannya.

Selain rekomendasi para tokoh senior di Medan, termasuk ayahnya Koh Afuk, ia juga banyak mendapat informasi langsung hasil dari pantauannya di media sosial Facebook. “Ayah saya dulu main perkutut rumahan. Saya juga sempat membelikan burung perkutut dari peternak biasa di Jawa. Sekarang mau main serius, jadi harus cari peternak yang tepat. WAT BF pilihannya,” katanya.

Weidy beralasan, WAT BF termasuk peternak yang aktif di media sosial dalam mem-posting produk-produknya di Facebook. Ia yang dulu pernah eksis didunia kicau dan belakangan ini hobi ayam, juga aktif di media sosial memantau perkembangan semua dunia hobi, termasuk burung perkutut. Salah satumya adalah WAT BF, yang membuatnya semakin tertarik. Weidy pun langsung menghubungi Hendry WAT untuk meminta arahan dan petunjuk agar tak salah langkah. Gayung pun bersambut, Hendry WAT mersepon keinginan Weidy yang berniat memulai perjuangan di bidang breeding. “Saya langsung disodorkan daftar formasi 69 kandang terbaru oleh Koh Hendry. Tapi saya malah jadi bingung memilihnya. Saya meminta Koh Hendry  untuk memberikan rekomendasi kandang-kandang pilihan terbaik mana yang harus saya booking. Pokonya saya perceya 100% kepada beliau. Saya ikuti arahannya,” ungkap Weidy Phoenix.

Akhirnya, tambah Weidy, muncullah 3 nama kandang pilihan dari Koh Hendry. Kemudian, Hendry juga menawarkan dua kandang unggulan yang menjadi simbol Raja-Ratu WAT BF: Slipknot dan Revolusi. Sebagai kandang unggulan, tentunya nilai bookingan-nya pun istimewa juga. Namun,  sebagai pemula Weidy mengajukan harga khusus yang akhirnya dikabulkan Hendry. “Saya paham harga bookingan Slipknot dan Revolusi pasti lebih mahal dari yang lainnya. Karena keduanya merupakan burung jawara LPI 2025. Tapi saya minta harga spesial, akhirnya deal,” ujarnya.

Weidy merasa bersyukur bisa mengenal dan lebih dekat dengan WAT BF, salah satu peternak besar dengan reputasi baik di Indonesia. Ia berharap, hubungan baik ini bisa melancarkan langkah awalnya dalam merintis breeding perkutut dengan nama Phoenix BF. “Saat ini saya sedangenuiapkan kandang ternak. Semoga bisa berjalan lancar dan sesuai harapan,” pungkasnya.

 

Tinggalkan Komentar