Raup Welder Bogor Siap Aktif Lagi di Breeding, Borong Piyik Potensial & Booking 8 Kandang Terbaru WAT BF Tasikmalaya dengan Nilai Transaksi Spektakuler

Perkembangan dunia hobi perkutut yang semakin pesat dan maju saat ini menjadi tantangan tersendiri bagi setiap peternak untuk menciptakan perkutut-perkutut berkualitas terkini. Tidak hanya kungmania pemula dan pemain senior yang masih eksis. Termasuk juga bagi pemain lawas yang berniat aktif lagi. Salah seorang diantaranya adalah A. Raup Saputra (Welder BF), kungmania lawas asal Bogor, Jawa Barat.

Tinggalkan Komentar

Raup Welder (tengah) & Hendry WAT (kanan) saat transaksi di markas WAT BF Tasikmalaya.

Raup Welder (tengah) & Hendry WAT (kanan) saat transaksi di markas WAT BF Tasikmalaya.

TASIKMALAYA, agrobisburung.com – Perkembangan dunia hobi perkutut yang semakin pesat dan maju saat ini menjadi tantangan tersendiri bagi setiap peternak untuk menciptakan perkutut-perkutut berkualitas terkini. Tidak hanya kungmania pemula dan pemain senior yang masih eksis. Termasuk juga bagi pemain lawas yang berniat aktif lagi. Salah seorang diantaranya adalah A. Raup Saputra (Welder BF), kungmania lawas asal Bogor, Jawa Barat.

Raup Welder (tengah) & Hendry WAT (kanan) saat transaksi di markas WAT BF Tasikmalaya.

Ya, Raup Welder adalah pemain senior yang aktif pada era 90-an hingga 2000-an awal. Ia menjadi saksi pada saat jamannya Pele hingga Leo Star, dan WAT BF berjaya. Kemudian, ia sempat vakum dan kembali aktif beberapa kali. Tergantung kesibukannya kerja di bidang kontruksi. Namun, hobi perkutut masih tetap dijalani meski hanya sekadar mendengarkan saja beberapa ekor peliharaannya dirumah. “Walaupun tidak aktif, burung tetap ada dirumah hanya untuk mendengarkan saja. Selepas sibuk kerja tetap ada hiburan,” ungkapnya.

WAT BF Tasikmalaya.

Menurutnya, selama vakum didunia hobi burung perkutut dirinya masih tetap mengikuti perkembangan dunia kungmania, baik di Tanah Air maupun mancanegara (Thailand & Malaysia). Ia juga paham trend terkini kualitas suara burung perkutut lomba dan perkembangannya sejak dulu hingga saat ini. Ia juga mengikuti perkembangan di lapangan, produk mana yang berjaya dan eksis hingga saat ini.

Salah satunya adalah WAT BF Tasikmalaya, yang dikenalnya sejak dulu jaman Watma Subandi hingga kini dikendalikan sendiri oleh Hendry Sobbandi. Kedua sosok penting didunia perkutut Indonesia yang tetap konsisten dengan kualitas irama dan air suara sejak era 80-an hingga saat ini. “Ya, WAT BF Tasikmalaya adalah peternak senior. Mulai dari ayahnya dan sekarang anaknya, tetap eksis. Saya mengakui kualitas produknya juga bagus-bagus,” ujar Raup.

Setahun terakhir ini Raup mulai eksis lagi didunia perkutut. Ia menyatakan siap aktif breeding lagi dan tengah menyiapkan kandang ternak sebagai persiapan memjelang pensiun. Belum lama ini, bahkan Raup memborong piyikan produk terkini juga mem-booking 8 kandang pilihan terbaru WAT BF. Selain itu, ia juga memboyong beberapa ekor trah juara import LPM dari WAT BF. “Ya, saya baru pulang dari WAT BF ambil beberapa ekor anakan yang sudah bisa dibawa dan trah LPM untuk pengembangan di kandang nanti. Saya juga booking 8 kandang unggulan terbaru hasil rekomendasi langsung Koh Hendry WAT,” ujarnya.

Bagi Raup, ini merupakan transaksi keduanya dengan Hendry WAT. Bahkan, kali ini nilai transaksinya spektakuler. Sebelumnya ia sempat ambil juga beberapa anakan WAT beberapa bulan lalu. Namun, kali ini ia datang langsung ke markas WAT BF. Selain silaturahmi juga sekalian temu kangen dan ngobrol perkembangan terkini. “Saya ambil materi-materi pilihan terbaik dari WAT BF. Semuanya hasil rekomendasi Hendry WAT dan saya percaya sepenuhnya. Semoga sesuai harapan. Aamiin,” pungkasnya.

 

 

 

Tinggalkan Komentar