H Pendi Nadira Jakarta Terus Kembangan Trah Jawara Import-Lokal Pilihan Terbaik, Jebol K-WAT BTC-Hongkong-Tesla dari WAT BF Tasikmalaya dengan Transaksi Istimewa
Dalam setahun ini, H. Pendi Nadira BF Jakarta sudah melakukan 3 kali transaksi dengan Hendry WAT Tasikmalaya. Yang pertama, awal tahun di bulan puasa dan pertengahan tahun. Sudah puluhan ekor trah-trah jawara, pilihan terbaik dari peternak lokal maupun import dari WAT BF Tasikmalaya. Kaii ini, masih lanjutan transaksi yang ketiga, H. Pendi kembali bikin gebrakan dengan menjebol 3 kandang unggulan terkini WAT BF, yakni K-WAT BTC, K-WAT Hongkong dan K-WAT Tesla. K-WAT BTC salah satu indukan jawara yang bermaterikan jantan Cristal DDD dan betina Cristal C.333 Ini H. Pendi mengambil sekaligus sepasang indukannya. Sedangkan dari K-WAT Hongkong ia ambil jantannya saja, Mantap EEE dan K-WAT Tesla ia ambil betinanya saja, Mutiara B.1.
Hendry WAT (kiri) & H. Pendi Nadira, transaksi lanjutan.










JAKARTA, agrobisburung.com – Dalam setahun ini, H. Pendi Nadira BF Jakarta sudah melakukan 3 kali transaksi dengan Hendry WAT Tasikmalaya. Yang pertama, awal tahun di bulan puasa dan pertengahan tahun. Sudah puluhan ekor trah-trah jawara, pilihan terbaik dari peternak lokal maupun import dari WAT BF Tasikmalaya. Kaii ini, masih lanjutan transaksi yang ketiga, H. Pendi kembali bikin gebrakan dengan menjebol 3 kandang unggulan terkini WAT BF, yakni K-WAT BTC, K-WAT Hongkong dan K-WAT Tesla. K-WAT BTC salah satu indukan jawara yang bermaterikan jantan Cristal DDD dan betina Cristal C.333 Ini H. Pendi mengambil sekaligus sepasang indukannya. Sedangkan dari K-WAT Hongkong ia ambil jantannya saja, Mantap EEE dan K-WAT Tesla ia ambil betinanya saja, Mutiara B.1.







Diakuinya, ia mengambil materi ini spesial burung suara besar. Dari Mantap EEE adalah trah jawara Raja Ampat. Sedangkan dari Mutiara diatasnya ada trah import (LPM). Sementara K-WAT BTC sebelumnya sempat menelorkan burung juara. “Kali ini saya ambil burung besar untuk dikembangkan dengan materi yang sudah ada. Karena sampai sekarang masih terus melakukan perombakan materi kandang. Sampai menemukan hasil yang optimal,” jelas H. Pendi.



Pendi menambahkan, pengembangan materi sebulmynya sebetulnya sudah menunjukan perkembangan positif. Bahkan, sudah banyak keluar piyikan-piyikan potensial lomba. Namun, karena kesibukannya jadi hasil produksi yang kemarin sebagian ia sebar keberapa rekan penghobi di Jabodetabek dan sisanya ia pakai untuk pengembangan selanjutnya.

Dari total 30 kandang yang ada, 80% adalah materi indukan yang dibeli dari WAT BF dan sebagian besar sudah produksi. “Hasil produksi yang pertama lumayan bagus-bagus hasilnya. Tapi saya merasa masih ada yang kurang. Makanya sekarang saya ambil lagi materi-materi dengan karakter suara besarnya yang lebih istimewa lagi,” tambahnya.
Selanjutnya, H. Pendi akan terus berinovasi dalam pengembangan materi-materi yang ada untuk menghasilkan kualitas produksi yang merata. Hanya tinggal menunggu waktu, ia optimistis apa yang diharapkannya bisa terwujud. Apalagi saat ini ia memaksimalkan waktu yang ada, diluar kesibuakknay bekerja. “Ya, sementara masih fokus pengembangan di kandang dulu. Ke lapangan sepertinya belum ada waktu,” pungkasnya.
Tinggalkan Komentar







Tinggalkan Komentar