Loading Posts...

Advertisement

     

Padepokan Lengkob Manglayang Bandung Terjun di Merpati Tinggi, Borong Trah Juara Embatama Rp 100 Juta 

BANDUNG, agrobisburung.com – Nama besar Jayabaya, merpati tinggi senilai Rp 1 M, yang pernah diorbitkan Embatama Team Bandung, menjadi magnet tersendiri bagi kalangan penggemar merpati tinggi Tanah Air. Begitu juga bagi Aa Gelar, pemilik Padepokan Lengkob Manglayang Bandung. Setelah aktif di dunia adu domba, kemudian hobi reptil, juga menyukai burung perkutut dan puter pelung, belakangan Aa Gelar juga mulai kepincut dengan merpati tinggi.

Aa Gelar (kanan) & Aristyo Embatama.

PERSIA (MUNCHEN (SO DINAMIT) x IBU CUCU BANDIT (SAUDARA JAYABAYA)

Keseriusan Aa Gelar untuk terjun didunia merpati tinggian ini dibuktikan dengan langsung memburu player potensial dengan trah jawara. Tidak tanggung-tanggung, Aa Gelar langsung merapat ke markas Embatama untuk memboyong trah juara, diantaranya trah Jayabaya yang diinginkannya. Ya, belum lama ini Aa Gelar memborong 3 piyikan trah juara, yakni anak Bandit (trah Jayabaya), anak Munchen (saudara Jayabaya), dan anak Anjing Gila, serta satu player potensial dari Embatama, dengan mahar total Rp 100 juta.  Aa Gekar mengaku tak keberatan jika harus merogoh koceknya cukup dalam, karena kualitas yang didapatkan sesuai dengan nominal yang harus dibayarnya. “Ini dunia baru bagi saya. Transaksi heboh Jayabaya yang mencapai 1 Miliar menjadi salah satu alasan saya tertarik untuk terjun di hobi baru ini,” ujar Aa Gelar.

Aa Gelar (kanan) & Aristyo Embatama.

GIRINATA (BAPAK BANDINT X ANAK BETINA SEIBU SEBAPA JAYABAYA)

Transaksi fantastis yang dilakukan pemain baru di hobi merpati tinggi ini terbilang cukup langka. Keberanian Aa Gelar menggelontorkan dana sebesar itu layak diapresiasi. Dengan materi jempolan yang dimilikinya ini menjadi motivasi tersendiri bagi Aa Gelar untuk bisa melakoni hobi barunya ini sesuai dengan harapannya. “Mudah-mudahan saja hobi baru ini bisa bertahan lama di dunia merpati tinggi, dan kehadiran tim kami bisa memberi warna untuk perkembangan merpati tinggi, khusunya di kota Bandung, dan umumnya di tingkat nasional,” harap Aa Gelar.  AB-AMA

Tinggalkan Komentar

Advertisement