Loading Posts...

Advertisement

     

Semarak setelah 20 tahun Vakum, Seno Nugroho Raih Poin penuh di Liga Hanging Lambortu di Lamongan

LAMONGAN, agrobisburung.com – Geliat hobi perkutut nampaknya akan semakin besar di wilayah blok timur Pantura, setelah Gresik menjadi besar kini daerah Lamongan, Bojonegoro & Tuban semakin ikutan menggelait. Apalagi aktifitas hobi mulai digalakkan kembali setelah 20 tahun vakum yaitu dengan gelaran Liga Hanging Lambortu (Lamongan, Bojonegoro & Tuban) yang diprakarsai kungmania tiga kota tersebut yang terlaksana pada Minggu (29/11) di JL. Veteran GG Kamboja Lamongan.

Panitia liga Lambortu 2020
Para Juara Liga Lambortu

H Sutikno yang menjadi ketua pelaksana Liga Lambortu mengatkan bahwa sesuai kesepakatan bersama bahwa kungmania yang tergabung di liga tersebut bisa aktif berpartisipasi. Di awal pembukaan memang dibuka di Lamongan dan selanjutnya akan di putara di tiga kota tersebut setiap bulan. “Untuk seri kedua liga akan diputar di Bojonegoro pada 20 Desember mendatang, mohon dukungan kepada semua pihak,” ucap H Sutikno yang di dampingi langsung ketua pengda Lamongan H Dayat yang sangat mendukung kegiatan Liga.

Seno Nugroho milik Mundakir terbaik pertama

Sementara itu jalannya liga sangat seru sebab hajatan di Lamongan terbilang perdana sehingga banyak kungmania yang ikut berpartisipasi. Bahkan beberapa tokoh perkutut di Lamongan, Bojonegoro dan Tuban ikut hadir untuk memberikan semangat kepada lainnya untuk bersama sama memajukan perkutut di blok timur khususnya Pantura Barat. “Kita sangat senang kepeduian para tokoh untuk kembali membesarkan perkutut di pantura sangat besar sehingga mereka meluangkan waktu untuk hadir di Lamongan, semoga mendapat dukungan besar dari kungmania di Lombortu,” ucap H dayat ketua pengda Lamongan.

Para ketua pengda dan tokoh di Pantura ikut mendukung suksesnya LIga
Solikin saat membacakan tatacara lomba dan aturan penilaian kelas piyik hanging sesuai AD/ART

Dan di liga kali ini juga ada yang menarik, Solikin salah satu pioner bangkitnya perkutut Lamongan memberikan support untuk pemberian piagam (berpigora) untuk semua pemenang. “Semua piagam kita bungkus dengan Pigora supaya piagam bisa di abadikan selamanya dan bisa dipajang di rumah dan juga bisa dijadikan momen kebangkitan perkutut di Pantura,”ucap Solikin.

Di akhir lomba akhirnya di umumkan para juara, dimana Seno Nugroho bergelang MDK milik Mudakir Bojonegoro di gelaran perdana Liga Hanging Lambortu 2020 menjadi terbaik pertama. Disusul Sikumbang bergelang Jagad Raya posisi kedua dan Tarik Sis diposisi ketiga. AB-IKI/end

Tinggalkan Komentar

Advertisement