Loading Posts...

Advertisement

      

Stabil Berkat Full Tenggaran, Kacer Guntur H Hanafi Nyaris Nyeri Saat Royal Festival 2

SURABAYA, agrobisburung.com – Gelaran Royal Festival 2 yang diadakan di areal komplek Kodam V Brawijaya Surabaya, Minggu (1/11) menambah panjang daftar prestasi H Hanafi. Pasalnya, salah satu amunisi yang dibawa waktu itu, Kacer berjuluk Guntur membukukan kemenangan 2 kali, juara 1 sesi A serta koncer B kelas Indonesia dimana tercatat King atas nama Pak Alex Superman BF Gresik juara 1 disusul Guntur. “Dibilang seneng ya pastinya karena pesaingnya juga tidak mudah untuk dihadapi,” ujarnya membuka percakapan.

H Hanafi

Selanjutnya, pria ramah berkacamata yang datang menggunakan bendera DT MMS (Murai Mania Sidoarjo) tersebut mengungkapkan saat dipegang pemilik sebelumnya, Guntur kadang mbedes saat tampil. “Usut punya usut, ternyata pakan jangkrik yang diberikan, bagi saya, terlalu banyak yakni sampai sepuluh ekor,” ujar H Hanafi.

Kacer Guntur

Sekarang, dengan durasi perawatan di tangannya, 4 tahun berjalan stabil serta 1.5 tahunan dihabiskan untuk menyelesaikan masa mabung. Guntur diletakkan dengan burung lain di rumah berikut masteran. “Di sampingnya ada Murai Batu juga, tapi harus ada sekat, kalau enggak ya bisa tarung, ” tambahnya.

Ia juga melontarkan pernyataan tentang bagaimana, saat pertama kali jumpa dengan Guntur. “Dulu memang sudah mancep kalau tampil, kelihatannya memang sudah setelannya seperti itu,” tandasnya.
Sekarang, pakan jangkrik untuk harian diberikan dengan komposisi 5 -5 tanpa kroto. Ketika mau berangkat lomba, hari Sabtu dikrodong full. Pakan jangkrik diubah, pagi jadi 10 ekor, siangnya ditambah kroto secukupnya, lanjut sore jangkrik 5.

“Menginjak hari Minggu, paginya kita mandikan, pakan jangkrik lima, tunggu sampai habis baru berangkat. Seumpama ada event, senin sampai jumat, Guntur masuk kandang tenggaran. Sore jam empat baru masuk sangkar sendiri,” tukasnya. Berkat perlakuan full tenggaran pula, kalau ada juri di bawah sedang menilai, Guntur seperti sedang menyuguhkan suara terbaiknya. “Dulu banyak ngobrak, karena tenggar full jadinya sekarang tidak banyak gerak,” pungkasnya. AB-IKO

Tinggalkan Komentar

Advertisement