Loading Posts...

Advertisement

     

Gelaran King of Majapahit 3 “Diprotes” Walikota Mojokerto

 

AGROBISBURUNG.COM – MOJOKERTO. Lomba burung berkicau bertajuk King of Majapahit 3 (KoM-3) berlangsung sukses. Lebih dari 1801 peserta membanjiri lapangan Makorem 082/CPYJ Mojokerto. Agenda rutin tahunan yang digelar pada Minggu, 22 Desember 2019 itu pun menyajikan 31 kelas yang terbagi dalam 6 kategori. Istimewanya lagi, gelaran KoM-3 oleh Pelestari Burung Indonesia (PBI) Cabang Mojokerto itu dihadiri tokoh-tokoh perburungan nasional. Tampak Ketua Umum PBI Pusat (Bapak Bagiya Rachmadi, S.H., M.M.), Ketua PBI Pengda Jatim (Bapak Ir. Heri Sugiono, S.H., M.Hum.) dan beberapa tokoh lainnya, seperti Ketua PBI Cabang Tangerang dan Ketua PBI Cabang Bekasi.

Walikota Mojokerto diantara Ketua Umum PBI Pusat dan Ketua PBI Pengda Jatim

Di jajaran pejabat pemerintahan, terlihat Walikota Mojokerto (Ibu Ita Puspitasari, S.E.), Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto (Bapak Subandi), dan Tim BKSDA Jawa Timur yang dikomandani Kepala Seksi Wilayah III Surabaya (Bapak Dodit Ary Guntoro). Tim BKSDA Jatim juga disertai Fajar Dwi Nur Aji (Kepala Resort 09 Mojokerto), Abdul Roji (Polhut RKW 09 Mojokerto), dan Abdul Jalal (Pengolah Data RKW 09 Mojokerto). Khusus Tim BKSDA, mereka melakukan pelayanan pendaftaran burung yang dilombakan, utamanya jenis Cucak Hijau. Hal ini dilakukan sesuai dengan amanat Permen-LHK No.20/2018.

Data Juara Kicauan King Of Majapahit 3 PBI Mojokerto, Minggu 22 Desember

Ning Ita saat memberikan sambutan di pembukaan lomba burung King of Majapahit 3 di Lapangan Makorem – Mojokerto

Sementara itu, dalam tatanan sambutan para pejabat yang hadir, ada bahasa yang lumayan unik untuk disimak. Khususnya saat sambutan Walikota Mojokerto dihadapan pengurus PBI, juri PBI, Panitia KoM-3, dan ribuan kicau mania nusantara. Nada “Protes” Walikota Mojokerto itu pun menjadi perhatian semua yang hadir.

Ita Puspitasari, SE

“Saya ucapkan selamat atas tergelarnya lomba burung berkicau King of Majapahit ke-3 ini. Tapi untuk tahun depan, justru saya usul bila judul lombanya diubah menjadi Queen of Majapahit. Setidaknya hal itu akan menjadi simbol sejarah, bila di Kota Mojokerto ada pemimpin pertama dari sosok perempuan. Ibaratnya saat jayanya Majapahit ketika dipimpin Tri Buana Tungga Dewi dengan Mahapatih Gajah Mada,” ucap Ning Ita, sapaan karib Walikota Mojokerto. Bahasa “protes” Ning Ita itu pun menjadikan suasana gemuruh dengan tepuk tangan. Setidaknya itu menjadi pengingat bagi siapapun agar mengingat sejarah. Apalagi dalam gelaran KoM-3, untuk Juara Umum SF dan BC juga memperebutkan trophy Walikota Mojokerto.

Ning Ita Menyerahkan Trophy Walikota untuk Juara Umum kepada Abah Uchin (Ketua PBI Cabang Mojokerto) disaksikan Ketua Umum PBI Pusat dan Ketua PBI Pengda Jatim

“Usulan dan kritikan Ibu Walikota, jelas menjadi perhatian bagi saya dan PBI Cabang Mojokerto. Apalagi di event ini (KoM-3), beliau juga support total. Demi terdukungnya kiprah kicau mania dan terwujudnya pelestarian sesuai amanah Permen-LHK 20/2018, saran belaiau pasti kita perhatikan. Support beliau adalah kemajuan dan kepedulian pemerintah pada hobi burung berkicau di Mojokerto Raya,” ujar Masbichin, Ketua PBI Cabang Mojokerto. Lebih lanjut Abah Uchin, sapaan karib Ketua PBI Cabang Mojokerto, akan menggerakkan jajarannya untuk mendukung program Walikota Mojokerto. Apalagi dalam sambutan Walikota Mojokerto, PBI Cabang Mojokerto diberi peluang untuk menggelar kegiatan serupa di Taman Wisata Kota yang sekarang mulai dibangun. AB-USE

Para Juri PBI Mendapat Support dari Kwtua Umum PBI Pusat, Ketua PBI Pengda Jatim, dan Walikota Mojokerto

Data Juara Kicauan King Of Majapahit 3 PBI Mojokerto, Minggu 22 Desember

 

 

Tinggalkan Komentar

Advertisement