H Malelang Palu Comeback & Langsung deal Rp. 200 Juta Takeover Jawara Bagong & Ganesha (Legowo) Dari H Iwan TS Jombang
Belum sampai tiga pekan berada di tangan H Iwan TS Jombang, jawara Bagong & Ganesha (Legowo) yang baru diboyongnya dari H Handang Semarang langsung punya bos baru lagi. Adalah H Malelang asal Palu yang secara mengejutkan memburu dan meboyong keduanya, setelah mendengar rekaman istimewa Bagong & Ganesha serta mendapat info Bagong moncer di lomba Nganjuk perburuan langsung kepada H Iwan. Lewat Defri Eyaka akhirnya keduanya dinego untuk di takeover oleh H Malelang dan tanpa nego yang lama keduanya akhirnya deal mentakeover Bagong & Ganesha senilai Rp. 200 Juta dari tangan H Iwan TS Jombang.










JOMBANG, agrobisburung.com – Belum sampai tiga pekan berada di tangan H Iwan TS Jombang, jawara Bagong & Ganesha (Legowo) yang baru diboyongnya dari H Handang Semarang langsung punya bos baru lagi. Adalah H Malelang asal Palu yang secara mengejutkan memburu dan meboyong keduanya, setelah mendengar rekaman istimewa Bagong & Ganesha serta mendapat info Bagong moncer di lomba Nganjuk perburuan langsung kepada H Iwan. Lewat Defri Eyaka akhirnya keduanya dinego untuk di takeover oleh H Malelang dan tanpa nego yang lama keduanya akhirnya deal mentakeover Bagong & Ganesha senilai Rp. 200 Juta dari tangan H Iwan TS Jombang.










H Iwan mengatakan bahwa deal Bagong & Ganesha sebenarnya sudah diperkirakannya, saat dia mentakeover dari H Handang sudah banyak yang melakukan penawaran mengiurkan namun belum deal. Hanya H Malelang lewat Defri melakukan penawar gencar hingga keduanya deal di takeover dengan deal yang sangat fantastik. “Alhamdulillah Bagong & Ganesha ngak sampai tiga minggu di saya sudah ditake-over H Malelang Palu. Semoga di tuan barunya keduanya bisa semakin joss pretasi yang dicetaknya dan burung tersebut memang akan di lombakan di Jawa,” kata H Iwan kepada agrobisburung.com









H Malelang juga menuturkan bahwa dirinya memang “memaksakan” comeback berburu burung lapangan karena memang rindu suara perkutut, kebetulan sekali semasa fakum beberapa bulan yang lalu memang juga sedang ada kesibukan bisnis yang memang tidak bisa di tinggalkan. Nah setelah semuanya bisa berjalan dirinya mulai kontak kontak orang kepercayaannya di Jawa untuk mencarikan burung mewah dan akhirnya setelah mendengar rekaman suara istimewa Bagong dan Ganesha akhirnya di take over dari H Iwan. “Memang sulit lepas dari perkutut sepertinya, sekali kangen langsung pengen dengar burung perkutut dan mendapatkan Bagong & Ganesha yang akan terus di lombakan di Jawa bersama orang kepercayaannya,” jelas H Malelang asal Palu



Dan pastinya transaksi ini sangat luar biasa berdampak kepada persaingan burung burung lapangan yang diakhir tahun biasanya gencar gencarnya para pemain papan atas berburu amunisi muda untuk persiapan 2027.
Tinggalkan Komentar










Tinggalkan Komentar