Diwarnai Transaksi Piyik Potensial BDS BF Ditransfer Defri Eyaka, Tasik & Hang Tuah Terbaik di Ladini Spesial Eyaka Cup Cirebon
Agenda rutin P3SI Pengda Cirebon mengisi kekosongan jadwal, kembali digelar Ladini Guyub Rukun di lapangan Kopi Luhur Cirebon, Minggu (1/11/26). Kali ini bahkan lebih spesial dengan tema “Eyaka Cup” yang di-auplort Defri Eyaka Cirebon, salah seorang pemandu bakat burung potensial level nasional. Dihadiri Kungmania Cirebon dan sekitarnya, diantaranya Majalengka, Kuningan juga dari Bandung. Seperti biasa, panitia menggelar 2 kelas piyikan: piyik yunior dan hanging. Total peserta nyaris tembus 3 blok. Antusiasme Kungmania sangat terasa, yang begitu semangat mengikuti gelaran.
Panitia Ladini Spesial Eyaka Cup Cirebon.










CIREBON, agrobisburung.com – Agenda rutin P3SI Pengda Cirebon mengisi kekosongan jadwal, kembali digelar Ladini Guyub Rukun di lapangan Kopi Luhur Cirebon, Minggu (1/11/26). Kali ini bahkan lebih spesial dengan tema “Eyaka Cup” yang di-auplort Defri Eyaka Cirebon, salah seorang pemandu bakat burung potensial level nasional. Dihadiri Kungmania Cirebon dan sekitarnya, diantaranya Majalengka, Kuningan juga dari Bandung. Seperti biasa, panitia menggelar 2 kelas piyikan: piyik yunior dan hanging. Total peserta nyaris tembus 3 blok. Antusiasme Kungmania sangat terasa, yang begitu semangat mengikuti gelaran.









Ladini kali ini juga terasa spesial dengan diwarnainya sejumlah transaksi. Mulai transaksi kecil-kecilan hingga kakap. Salah satu transaksi yang terjadi disela-sela gelaran adalah antara Budi Sae BDS dengan Defri Eyaka Cirebon. Salah seekor piyik potensial produk terkini BDS BF Cirebon ditransfer oleh Defri Eyaka dengan mahar spesial.








Dari hasil kejuaraan di arena lomba, didominasi muka-muka baru hasil produk peternak setempat. Di kelas piyik yunior, SH BF Cirebon berhasil menguasai papan atas. Dua jagoannaya: Tasik dan Tegal milik Suhartono SH sukses menempati posisi 1 dan 2. Sedangkan posisi ketiga ditempati Buldozer (KNC) milik Teddy CIE Bandung.




Di kelas piyik hanging, Hang Tuah debutan DVK BF milik H. Wawan DVK Majalengka, berhasil meraih juara 1. Hang Tuah tampil menjanjikan setelah meraih nilai tertinggi. Hang Tuah menyisihkan pesiang utamanya, Suka-Suka (BDS) andalan anyar Budi Sae BDS Cirebon dan Absolute (Matangaji) milik Hendri Cirebon.



Tinggalkan Komentar










Tinggalkan Komentar