Kesengsem Piyik Potensial WAT Semar Mesem, Dadan Danker Kuningan Akhirnya Jebol Indukannya Sekalian dengan Nilai Transaksi Istimewa

Lima tahun berkiprah didunia hobi burung perkutut, Dadan Danker Kuningan berhasil menjaga eksistensinya hingga saat ini. Perjalanan prestasi di lapangan dan kandang ia lalui secara bertahap. Untuk ukuran pemula, ia termasuk yang memiliki bakat istimewa. Ia juga tergolong peternak pemula yang pemberani. Keberaniannya ditunjukkan dengan keberhasilannya mengoleksi trah-trah jawara dari sejumlah peternak ternama Tanah Air. Diantaranya, trah jawara dari Padma BF Cimahi, Asri BF Cirebon, kemudian BDS BF Cirebon, Palem BF Tasikmalaya, Eyaka BF Cirebon dan Atlas BF Semarang. Koleksi materi jempolannya semakin lengkap setelah belun lama ini merekrut trah jawara dari WAT BF Tasikmalaya.

Tinggalkan Komentar

unnamed

Hendry WAT & Dadan Danker bersama H. Kemat PBF di LPI Jogja.

KUNINGAN, agrobisburung.com – Lima tahun berkiprah didunia hobi burung perkutut, Dadan Danker Kuningan berhasil menjaga eksistensinya hingga saat ini. Perjalanan prestasi di lapangan dan kandang ia lalui secara bertahap. Untuk ukuran pemula, ia termasuk yang memiliki bakat istimewa. Ia juga tergolong peternak pemula yang pemberani. Keberaniannya ditunjukkan dengan keberhasilannya mengoleksi trah-trah jawara dari sejumlah peternak ternama Tanah Air.

Hendry WAT & Dadan Danker bersama H. Kemat PBF di LPI Jogja.

Dari tahun ke tahun, hasil breeding-nya mengalami perkembangan positif. Hasil pengembangan materi kandang kualitasnya terus meningkat. Seiring dengan terus bertambahnya koleksi trah jawara yang menghuni markas Danker BF. Diantaranya, trah jawara dari Padma BF Cimahi, Asri BF Cirebon, kemudian BDS BF Cirebon, Palem BF Tasikmalaya, Eyaka BF Cirebon dan Atlas BF Semarang. Koleksi materi jempolannya semakin lengkap setelah belun lama ini merekrut trah jawara dari WAT BF Tasikmalaya.

Dadan bersama Danker Team Kuningan.

Transaksi bersama Hendry WAT, salah seorang tokoh perkutut legendaris Indonesia, diawali dengan menjebol indukan jantan Atlas K-Pajero dari salah satu kandang unggulan WAT BF. Kemudian transaksi berlanjut setelah Dadan Danker kembali merekrut piyik potensial yang masih berusia 1,5 bulan dari kandang WAT Semar Mesem (WA K-R.2F x WA K-Z.1A). “Iya, awalnya saya ambil jantan istimewa Atlas Pajero dari WAT BF. Sejak saat itu komunikasi terus berlanjut. Kemudian, saya ambil juga piyik potensial dari kandang Semar Mesem. Setelah burung datang, saya pantau selama 3 hari di kandang dan keluar istimewanya. Saya pun mulai berpikir untuk menjebol indukannya sekalian,” ujar Dadan Danker, yang menjalani hobi perkutut ini didukung penuh istri tercinta.

Tidak menunggu lama, Dadan Danker pun memberanikan diri langsung mengajukan penawaran pasangan indukan WAT Semar Mesem kepada Hendry WAT. Gayung pun bersambut. Hendry WAT akhirnya melepas indukan tersebut setelah melalui negosiasi yang cukup alot. Sebagai bentuk dukungannya, bahkan Hendry WAT menyebutkan nilai transaksinya istimewa.

Dadan Danker menambahkan, hubungan dengan Hendry WAT semakin intens. Tidak hanya sebatas transaksi, Hendry WAT juga banyak memberi arahan positif untuk pengembangan materi kandang Danker BF. “Suatu kebanggaan dan kehormatan bagi saya bisa mengenal dan sering berdiskusi dengan Koh Hendry WAT. Beliau adalah senior yang banyak pengalaman. Saya masih harus banyak belajar. Alhamdulillah. Terimakasih support-nya,” pungkasnya.

 

 

 

 

 

Tinggalkan Komentar