Paguyuban Perkutut Melati Sumenep, Keanggotaan Guyub Latihan “Kompolan” Bisa Tembus 2 Blok, Fasilitas Lapangan Ready 7 blok

Sumenep menjadi salah satu kota yang kungmanianya sangat intens dalam hobi perkutut bahkan untuk agenda latihan ataupun berlomba juga memiliki jadwal yang terbilang padat. Gelaran LPI, LPM dan beberapa lomba berskala nasional juga sudah sering dilaksanakan, selain itu latihan kolom atau kompolan juga menjadi salah satu “denyut nadi” terbesar bagaimana hobi perkutut di kota Garam ini sangat semarak. Lokasi lokasi latihan juga banyak tersebar di seluruh tempat atau pengcam, salah satunya yang punya anggota besar dalam latihan kompolan adalah Lap. Panguyuban Melati di kota Sumenep. Aktifitasnya dilakukan seminggu sekali yang disebut latihan kompolan (tanpa dinilai) dan anggotanya bisa sampai tembus 3 blok saat pelaksanaannya. Bahkan di Lap. Melati saat ini sudah ada fasilitas permanen 7 blok terpasang untuk aktifitas anggotanya ataupun kegiatan lain.

Tinggalkan Komentar

11

Kungmania Sumenep saat latihan kumpolan di Lap. Melati Sumenep

SUMENEP, agrobisburung.com –  Sumenep menjadi salah satu kota yang kungmanianya sangat intens dalam hobi perkutut bahkan untuk agenda latihan ataupun berlomba juga memiliki jadwal yang terbilang padat. Gelaran LPI, LPM dan beberapa lomba berskala nasional juga sudah sering dilaksanakan, selain itu latihan kolom atau kompolan juga menjadi salah satu “denyut nadi” terbesar bagaimana hobi perkutut di kota Garam ini sangat semarak. Lokasi lokasi latihan juga banyak tersebar di seluruh tempat atau pengcam, salah satunya yang punya anggota besar dalam latihan kompolan adalah Lap. Panguyuban Melati di kota Sumenep. Aktifitasnya dilakukan seminggu sekali yang disebut latihan kompolan (tanpa dinilai) dan anggotanya bisa sampai tembus 3 blok saat pelaksanaannya. Bahkan di Lap. Melati saat ini sudah ada fasilitas permanen 7 blok terpasang untuk aktifitas anggotanya ataupun kegiatan lain.

Kungmania Sumenep saat latihan kumpolan di Lap. Melati Sumenep
Eddy Suyanto, Ketua Paguyuban Melati Sumenep (Paling Kanan)

Eddy Suyanto, Ketua Paguyuban Melati Sumenep mengatakan bahwa aktifitas kegiatan di lapangan Melati saat ini memang “sebatas” kumpul kumpul yang di isi kegiatan arisan “kompolan” bersama. Kungmania setidaknya membawa burung untuk dilatih sambil bersilaturahmi dan arisan yang dilaksanakan setiap seminggu sekali di lapangan permanen Melati. Fasilitas lapangan melati juga sangat layak untuk dipakai gelaran karena memilik 7 set blok kerekan/gantangan, 5 blok kerekan dan 2 blok gantangan hanging. “Kita memang ingin meramaikan hobi perkutut di Sumenep bersama sama dengan fasilitas lapangan permanen dan pastinya banyak pemain pemain senior juga hadir dalam agenda kompolan termasuk ketua pengcam kota Sumenep, Karis,” ucap Eddy

Kegiatan Maulid nabi SAW sambil ngerek perkutut

Lebih jauh, Eddy Melati menuturkan bahwa anggota latihan kompolan yang rutin setiap minggunya bisa tembus sampai 3 blok, 1 blok kerekan, 1 blok setengah kerekan dan sisanya hanging. Dan disini tentunya kita juga mengedepankan kebersamaan, kalau semisal ada burung bagus dan ada peminatnya maka terjadilah deal transaksi. Bahkan burung burung nasional LPI juga hadir latihan karena pemiliknya ikutan arisan atau kompolan di Paguyuban Melati. Fasilitas lapangan Melati juga bisa disewakan untuk kegiatan lomba perkutut karena jumlah blok yang dimiliki memang sangat layak, bahkan dalam beberapa minggu ke depan kerekan akan di tambah lagi.

Karis, ketua pengcam Kota Sumenep memberikan apresiasi atas fasilitas yang “wah” dari Lap. Melati karena bisa memberikan wadah, ruang melatih burung burung jawara milik para kungmania. Dan juga pengcam kota Sumenep sudah mengkomunikasikan bahwa kumpulan Melati memiliki jadwal kegiatan lomba bergantian dengan pengcam lain di Sumenep selain agenda rutin kompalan arisan setiap minggunya. “Saya pribadi dan juga sebagai ketua pengcam kota Sumenep sangat berterima kasih dengan Eddy sebagai Ketua Paguyuban Melati karena sudah memberikan fasilitas buat perkembangan kungmania di Sumenep. Sebagai penghobi kita harus tetap guyub, rukun dan kompak tentunya supaya perkutut di Sumenep bisa berjaya,” ucap Karis, ketua pengcam Kota Sumenep.

Ketua Pengcam Kota Sumenep

 

 

 

Tinggalkan Komentar