LPJB #9 “Final Point-SH Cup” Cirebon Berlangsung Meriah, Roadtank Buktikan Ketangguhannya, Sadewa Moncer di Kampung Halaman, Noah & Sheraton Ngorbit

Putaran terakhir Liga Perkutut Jabar Berkibar (LPJB) 2026 kembali digelar di Lapangan Kopi Luhur Cirebon, Minggu (18/10/26). Putaran penutup poin ini semakin seru karena persaingan klasemen disemua kelas ketat. Terutama di kelas piyik bebas, piyik yunior dan hanging.

Tinggalkan Komentar

Panitia LPJB #9 Pengda Cirebon. copy

Panitia LPJB #9 Pengda Cirebon.

CIREBON, agrobisburung.com – Putaran terakhir Liga Perkutut Jabar Berkibar (LPJB) 2026 kembali digelar di Lapangan Kopi Luhur Cirebon, Minggu (18/10/26). Putaran penutup poin ini semakin seru karena persaingan klasemen disemua kelas ketat. Terutama di kelas piyik bebas, piyik yunior dan hanging.

Panitia LPJB #9 Pengda Cirebon.

Roadtank (Nusa) milik Mr. Akang Nusa Bogor yang dikawal Tambar, berhasil membuktikan ketangguhannya di kelas dewasa bebas. Bahkan, dihadapan tim tuan rumah yang menjagokan Surakarta (SH) milik Suhartono SH Cirebon. Kali ini Roadtank sukses meredam para pesaingnya. Diantaranya, Acosta (ALF) milik Wewe ALF Malang dan Surakarta, yang akhirnya finish dipodium kedua dan ketiga. Dengan hasil ini, sudah bisa dipastikan Roadtank menjadi jawara klasemen dan Surakarta menempati runner-up.

Jawara Noah milik Wewe ALF Malang juara 1 piyik bebas.

Di kelas piyik bebas, muncul orbitan anyar Noah (RPM) besutan anyar Billah Rafzia milik Wewe ALF Malang. Ditempel ketat Lintang (N5L) andalan anyar Roni Pakansari dan Papiko (Zeus) jagoan lawas Dwi Handoko Malang, yang akhirnya menempati podium kedua dan ketiga.

Sadewa sukses di kampung halaman

Di kelas piyik yunior tak kalah seru. Sadewa (My Janaka) andalan Dede Prima Rasa Bandung akhirnya mampu membuktikan kelasnya sebagai burung mapan. Setelah dibabak awal belum panas, Sadewa yang pulang kampung dan ikut dikawal langsung peternaknya Paman Iyo My Janaka Cirebon, sukses mengunci kemenangan didua babak akhir. Posisi kedua ditempati Erdogan (UKI) andalan anyar UKI Team Palu yang dikawal Zaenal ZNA. Sedangkan posisietiga ditempati Gita Loris (SH) orbitan anyar Dani Naluri Bandung.

Erdogan runner-up piyik yunior.

Di kelas piyik hanging, Roni Pakansari Bogor semakin menunjukkan eksistensinya dijalur podium. Terutama dengan kemunculan produk-produk N5L BF miliknya. Kali ini, dua produk N5L berhasil menempati papan atas. Sheraton meraih juara 1 dan Rajamandala juara 5. Posisi kedua ditempati Marbol (Brantas) andalan Samsul Brantas Cirebon, ketiga Putra Galuh (ABC) orbitan anyar H. Susno Ciamis dan keempat Suka-Suka (BDS) milik Dadan Danker Kuningan.

Secara keseluruhan lomba berlangsung lancar dan sukses. Peserta yang hadir tidak hanya dari Kabar dan Jabodetabek, tetap juga dari blok Timur dan luar pulau. Panitia yang dinakhodai ketua Pengda Cirebon H. Azis Syah HAAS, mengucapkan banyak terimakasih atas support-nya farisemua pihak. ‘Alhamdulillah, yang penting lomba lancar dan sukses. Terimakasih dukungannya dan selamat untuk para juara,” ungkap H. Azis.

 

 

 

Tinggalkan Komentar