Ladini Spesial Soreang Rasa Regional, Persiapan LPI Sumenep & LPJB “Final Point” Cirebon, Hanoman Kembali Beraksi, Sadewa-PVJ Stabil Dikelasnya
Ladini Spesial di lapangan P3SI Pengda Kab. Bandung, Soreang, Minggu (4/10/26), memang benar-benar spesial. Betapa tidak, panitia yang dikomandoi H. Aceng GIA selalu ketua pelaksana, mengemas latihan dinilai ini layaknya lomba regional setingkat LPJB. Ya, selain piala kejuaraan 1-10 yang exclusive, menu makan siang juga istimewa. Padahal, panitia hanya membebankan biaya tiket kepada Kungmania hanya 200 ribu rupiah untuk 3 ekor burung. “Ya, kita tetapkan tiket murah mwriahdengan biaya Rp 200 ribu per 3 ekor. Jadi merangsang Kungmania untuk mendaftar lebih dari 1 ekor. Karena kalau 1-2 ekor kan tanggung. Alhamdiah, kemasan ini disambut baik. Jumlah peserta juga lumayan, 3 blok hampir full,” ungkap H. Aceng.
Prima Rasa Team double winners.










BANDUNG, agrobisburung.com – Ladini Spesial di lapangan P3SI Pengda Kab. Bandung, Soreang, Minggu (4/10/26), memang benar-benar spesial. Betapa tidak, panitia yang dikomandoi H. Aceng GIA selalu ketua pelaksana, mengemas latihan dinilai ini layaknya lomba regional setingkat LPJB. Ya, selain piala kejuaraan 1-10 yang exclusive, menu makan siang juga istimewa. Padahal, panitia hanya membebankan biaya tiket kepada Kungmania hanya 200 ribu rupiah untuk 3 ekor burung. “Ya, kita tetapkan tiket murah mwriahdengan biaya Rp 200 ribu per 3 ekor. Jadi merangsang Kungmania untuk mendaftar lebih dari 1 ekor. Karena kalau 1-2 ekor kan tanggung. Alhamdiah, kemasan ini disambut baik. Jumlah peserta juga lumayan, 3 blok hampir full,” ungkap H. Aceng.










Gelaran ini mengisi kekosongan jadwal di wilayah Jawa Barat. Sudah menjadi tradisi di lapangan ini jika ada jadwal kosong, dimanfaatkan untuk mengadakan Ladini Spesial. Kebetulan, dua pekan kedepan akan ada lomba nasional LPI #8 di Sumenep (10-11/10/26) dan berikutnya LPJB #9 di Cirebon (18/10/26). Jadi Ladini spesial ini sekaligus laga pemanasan.








Di kejuaraan, 3 burung mapan kembali membiktikan kualitasnya dikelasnya masing-masing. Di kelas piyik bebas, Hanoman (BA) andalan Rosa Jakarta yang dikawal Opik TSL, kembali beraksi dan berhasil mengungguli lawan-lawannya. Begitu juga di kelas piyik yunior, Sadewa (My Janaka) andalan Dede Prima Rasa Bandung, masih stabil di podium utama. Sedangkan di kelas piyik hanging, PVJ (Rocky) juga andalan Prima Rasa Team, masih tangguh diperijgkat atas.




Para debutan juga turut mewarnai persaingan disemua kelas. Diantaranya, Singa Star (HAAS) andalan anyar Hendry WAT Tasikmalaya yang sukses mengawali debutnya di kelas piyik bebas. Kemudian, Lion King (WAT) besutan anyar Opik TSL Cimahi dan Gitaloris (SH) orbitan anyar Dani Naluri Bandung, yang tampil menjanjikan di kelas piyik yunior.



Tinggalkan Komentar










Tinggalkan Komentar