Star Boy Terbaik PY LP. Jateng Gayeng #6 Pekalongan, “Big Deal”: Masterpiece (TKK) Orbitan Anyar Zaenal ZNA Ditransfer Henry Manila Bandung
Star Boy andalan Zaenal ZNA Bandung kembali membuktikan kualitasnya di arena lomba. Penampilannya di event-event penting selalu tembus papan atas. Tercatat, sudah 7 kali lomba selalu bawa pulang piala. Mengawali debutnya, Star Boy meraih juara 2 piyik hanging LP. Jateng Gayeng #4 Pemalang (24/5). Kemudian, langsung naik kelas piyik yunior meraih juara 2 LPJB #4 Ciamis (7/6). Lanjut ke LPI #4 Cirebon (20/6) meraih juara 4 piyik yunior. Kemudian juara 3 LP. Jateng Gayeng #5 Salatiga (28/6).
Zaenal ZNA & Gatot TKK, bersama Henry Manila deal transaksi Masterpiece di Pekalongan.










BANDUNG, agrobisburung com – Star Boy andalan Zaenal ZNA Bandung kembali membuktikan kualitasnya di arena lomba. Penampilannya di event-event penting selalu tembus papan atas. Tercatat, sudah 7 kali lomba selalu bawa pulang piala. Mengawali debutnya, Star Boy meraih juara 2 piyik hanging LP. Jateng Gayeng #4 Pemalang (24/5). Kemudian, langsung naik kelas piyik yunior meraih juara 2 LPJB #4 Ciamis (7/6). Lanjut ke LPI #4 Cirebon (20/6) meraih juara 4 piyik yunior. Kemudian juara 3 LP. Jateng Gayeng #5 Salatiga (28/6).









Tiga penampilan berikutnya, jawara muda bergelang TKK ini berhasil menambah koleksi piala. Di LPJB #5 Majalengka (5/7) meraih juara 4. Kemudian, di LPI #5 Bekasi (11/7) meraih juara 5, dan terakhir tampil meyakinkan di LP. Jateng Gayeng #6 Pekalongan (26/7) meraih peringkat terbaik. Hasil ini sekal8gus mencatatkan gelar ketujuhnya selama berkiprah di pentas nasional. “Alhamdulillah, Star Boy 7 kali lomba selalu juara. Tidak pernah kalah,” ujar Zaenal ZNA.







Menghadapi lawan-lawan tangguh dari lintas blok, Star Boy tampil percaya diri. Sejak babak awal hingga akhir, Star Boy menunjukkan kestabilannya. Tak pelak, performa apik yang ditunjukkan Star Boy mencuri perhatian Kungmania yang menyaksikan. Tak sedikit penawaran berdatangan. Namun, belum menemui kesepakatan, Star Boy pun masih diamankan sang pemilik.



Di Pekalongan, Zaenal ZNA juga membawa orbitan lainnya, yakni “new comer” Masterpiece. Burung andalan anyar Gatot TKK Bandung ini baruv 2 kali tampil di arena konkurs. Mengawali debutnya di LPI #5 Bekasi, Masterpiece tak masuk nominasi di kelas piyik yunior. Meski belum mempersembahkan prestasi terbaiknya, namun penampilan menjanjikan Masterpiece membuat hati Henry Manila tergerak untuk meminangnya. Terutama saat menunjukkan keistimewaannya di lomba nasional Bekasi, Henry Manila semakin menginginkannya.
Untuk lebih meyakinkan, Henry Manila ingin melihat penampilan Masterpiece di Pekalongan. Finish di podium kedelapan, Masterpiece akhirnya deal, di-take over dengan mahar cukup fantastis. “Alhamdillah, big deal… Masterpiece di-take over Koh Henry Manila,” ungkap Zaenal ZNA, sang perawat handal yang banyak mengorbitkan burung juara.
Diakui Zaenal ZNA, burung ini masih muda. Saat ini baru berusia 8 bulan jalan (1/12/2025). Lahir dari salah satu kandang unggulan TKK K-9 (Atlas x TKK). Baru dilombakan 2 kali, sehingga dalam proses menuju mapan. Jika dalam performa terbaik, Masterpiece bisa menjadi ancaman serius bagi para lawan dikelasnya. “Masih belum rajin bunyi. Tinggal menunggu waktu. Masterpiece bisa bersaing di level atas,” pungkasnya.
Tinggalkan Komentar










Tinggalkan Komentar