Sepasang Produk Langkap BF Milik Suyitno Besuki Sukses Naik Podium bersama Wiwit Brebes Di LP. Jateng Gayeng Batik Cup 2026 Pekalongan
Kebanggaan yang dirasakan Suyitno, kungmania asal Besuki Sitobondo Jawa Timur memang akan dirasakan setiap breeder dimanapun, apalagi hasil ternakannya bisa naik podium dalam sebuah gelaran. Ini yang dirasakan Suyitno yang juga kungmania pemilik Langkap BF yang produknya sukses moncer bersama kungmania baru asal Brebes, Wiwit di gelaran LP. Jateng Gayeng “Batik Cup 2026” di Pekalongan. Hebatnya sepasang produk Langkap yang dikawal Wiwit Brebes sama sama naik podium, jawara Sabda Alam (juara 2) dan pasangannya Star One (Juara 5) di kelas piyik hanging. Sukses ini sangat luar biasa, sebab jarang ada sepasang burung (kembar jantan) memiliki mental tarung untuk bisa moncer di kejuaraan dan ini bisa diraih oleh produk Langkap BF bersama pemiliknya Wiwit Brebes yang awalnya penghobi merpati kolong.
Suyitno, Pemilik Langkap BF, Langkap Besuki Situbondo










BESUKI, agrobisburung.com – Kebanggaan yang dirasakan Suyitno, kungmania asal Besuki Sitobondo Jawa Timur memang akan dirasakan setiap breeder dimanapun, apalagi hasil ternakannya bisa naik podium dalam sebuah gelaran. Ini yang dirasakan Suyitno yang juga kungmania pemilik Langkap BF yang produknya sukses moncer bersama kungmania baru asal Brebes, Wiwit di gelaran LP. Jateng Gayeng “Batik Cup 2026” di Pekalongan. Hebatnya sepasang produk Langkap yang dikawal Wiwit Brebes sama sama naik podium, jawara Sabda Alam (juara 2) dan pasangannya Star One (Juara 5) di kelas piyik hanging. Sukses ini sangat luar biasa, sebab jarang ada sepasang burung (kembar jantan) memiliki mental tarung untuk bisa moncer di kejuaraan dan ini bisa diraih oleh produk Langkap BF bersama pemiliknya Wiwit Brebes yang awalnya penghobi merpati kolong.










Suyitno Langkap mengatakan bahwa dua produknya yang diboyong Wiwit Brebes memang ciamik, selain kelengkapan kualitas suaranya memang bagus (Depan, Tenganh & Ujung serta iramanya), dua pasang burung yang terlahir jantan ini memiliki mental yang josss. Banyangkan dua burung ini deal 5 hari sebelum gelaran LP. Jateng Gayeng di Pekalongan, Sabda Alam & Star One ini diboyong beberapa hari sebelum lomba, burung tersebut selama 2 (dua) perjalanan menuju Brebes dalam kondisi di kotak. Hari Jum’at Sore burung tersebut baru sampai ke Mas Wiwit di Brebes, istiraha sehari dan Minggunya langsung di lombakan langsung naik podium. “Saya memang sudah yakin burung dari Langkap K-8 (Putra Besuki K-A.2 X AKN B-5) akan moncer karena walau usianya masih piyik (3,5 bulan) tapi kualitas dan mental burung tersebut sangat menonjol saat masih di Langkap BF,” ungkap Suyitno Langkap, peternak yang bermarkas di Jl. Gunung Kawi Bringin- Langka,p Besuki Situbondo









Lebih jauh Suyitno Langkap menceritakan bahwa dirinya termasuk kungmania pemula di hobi perkutut, merintis dan terjun di hobi perkutut di tahun 2021 (Plakat P3SI/2023) adalah awal suksesnya. Sampai saat ini ada 15 petak kandang terbaik yang dikembangkannya di Besuki Situbondo dan seiring berjalannya waktu dan juga semarak hobi perkutut di Besuki Situbondo produknya semakin dikenal kungmania di Besuki dan sekitaranya. Dari 15 petak kandang yang dikembangkannya saat ini ada beberapa kandang unggulan Langkap BF, diantaranya Langkap K-5 (Atlas K-999 X Mutiara C-2), Langkap K-6 (Atlas K-RRR X Mutiara C-2), Langkap K-8 (Putra Besuki K-A2 X AKN K-B.5) indukan Sabda Alam & Star One, Langkap K-10 (Atlas K-GGG X Putra Besuki K-A.4), Langkap K-11 (Mutiara B-2 X AKN 526 “Ali Baba”. “Semoga dengan kandang unggulan yang sudah moncer, Langkap BF Semakin dikenal kungmania Indonesia produknya dan sambil terus mengurusi breeding sendiri saat ini saya juga dipercaya mengurusi managemen Putra Besuki BF setelah meninggal (alm) KH Muhaimin Abdul Rozak yang saat ini dipegang putranya, ” jelas Suyitno Langkap



Prestasi Sabda Alam & Star One di LP Jateng Gayeng Pekalongan memang langsung dilaporan Wiwit Brebes kepada Suyitno Langkap, meninggalkan hobi merpati kolong dan mulai terjun di perkutut memang luar biasa senangnya. Wiwit Brebes menuturkan bahwa dirinya mulai terjun di perkutut karena melihat hobi tersebut menarik, makanya langsung berburu burung lomba dari Suyitno Langkap. Semua produk Langkap yang diboyongnya memang punya kualitas yang ciamik, termasuk dua jawara belia yang diboyongnya (Sabda Alam & Star One) benar benar punya mental yang istimewa tidak genap 5 hari diboyong dan menempuh perjalanan selama 2 hari dari Situbondo ke Brebes, lanjut dilombakan di hari ke-5 diboyong burung tersebut langsung moncer. “Insyaallah burung ini langsung saya turunkan di LPI Malang awal Agustus mendatang, saya senang melihat mental tarungnya karena bisa tampil bersaing dengan lawan lawan yang lebih senior,” ucap Wiwit Brebes
Tinggalkan Komentar










Tinggalkan Komentar