Trah Jawara Berperan Penting Tingkatkan Derajat Burung Perkutut Kualitas Lomba, WAT BF Tasikmalaya Kembangkan Materi Premium Dilengkapi Fasilitas Berstandar Tinggi
Sudah menjadi tradisi, setiap musim lomba selalu melahirkan burung-burung perkutut juara. Setiap masa pasti ada burung juara, begitu sebaliknya setiap burung juara pasti ada masanya. Sejumlah nama bermunculan yang ditandai peringkat nominasi papan atas klasemen Liga Perkutut Indonesia (LPI). Nama-nama beken jadi buruan sejumlah peternak ternama Tanah Air. Pencapaian prestasi di putaran LPI menjadi jaminan kualitasnya. Ada yang men-take over langsung burung juara LPI, ada juga yang mengoleksi trah juara (adik-adiknya atau saudara). Fenomena ini sudah menjadi tradisi setiap musim konkurs.
Hendry WAT Tasikmalaya










TASIKMALAYA, agrobisburung.com – Sudah menjadi tradisi, setiap musim lomba selalu melahirkan burung-burung perkutut juara. Setiap masa pasti ada burung juara, begitu sebaliknya setiap burung juara pasti ada masanya. Sejumlah nama bermunculan yang ditandai peringkat nominasi papan atas klasemen Liga Perkutut Indonesia (LPI). Nama-nama beken jadi buruan sejumlah peternak ternama Tanah Air. Pencapaian prestasi di putaran LPI menjadi jaminan kualitasnya. Ada yang men-take over langsung burung juara LPI, ada juga yang mengoleksi trah juara (adik-adiknya atau saudara). Fenomena ini sudah menjadi tradisi setiap musim konkurs.









Trah burung jawara masih menjadi andalan para peternak dalam mengembangkan materi indukan. Seberapa penting kah trah juara dalam beternak perkutut lomba? Tentu saja sangat penting. Karena burung bahan atau indukan trah juara punya derajat atau kasta tersendiri. Semua sepakat jika trah juara menjadi prioritas utama para peternak dalam mengembangkan generasi burung perkutut kualitas lomba. Langkah ini pula yang sudah dilakoni Hendry WAT Tasikmalaya dalam menjalankan breeding perkutut. Sejak era 90-an jamannya trah jawara Selendang, era 2000-an jamannya jawara Meteor Selancar hingga Jamaika.








Kemudian, di era baru WAT BF, yang baru aktif lagi 4 tahun terakhir. Pada 2023, Hendry WAT memboyong jawara Super Diplomat (ring: Cristal). Selanjutnya, 2024 merekrut Raja Ampat (Mantap), dan setahun kemudian (2025) memborong 2 jawara sekaligus, Revolusi (Naura) dan Slipknot (CTP). Memasuki musim konkurs LPI 2026, diputaran pertengahan kembali melakukan transaksi spektakuler dengan merekrut jawara Singo Barong (BA). Nama terakhir saat ini masih dilombakan. Pada akhirnya nanti akan masuk kandang unggulan.




Selain nama-nama top di arena konkurs LPI, Hendry WAT juga mengoleksi banyak trah-trah jawara dari peternak lokal maupun mancanegara. Diantaranya, trah Putra Kadur (Atlas), trah Mandalika (Magnum), serta trah-trah jawara dari Cristal, Mutiara, JnJ, dll. Kemudian, sederet trah jawara dari import diantaranya, LPM, TL, DND, ET, dll. Materi-materi yang diambil pun tidak sembarangan. Sudah pasti pilihan terbaik dengan kelas premium. Bahkan, ada beberapa kandang yang dijebol langsung kedua indukannya.

WAT BF Tasikmalaya sangat dikenal sebagai salah satu peternak legendaris yang konsisten dijalur “irama dan air suara” sejak era 80-an di kalangan komunitas Kungmania Tanah Air. Sejak era baru WAT BF kembali eksis 4 tahun lalu, Hendry WAT kembali membuat langkah serius di dunia hobi perkutut dengan meresmikan kandang barunya. Bahkan, kini WAT BF dilengkapi fasilitas berstandar tinggi. Pembaruan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Hendry WAT untuk meningkatkan derajat (kasta) dan kualitas burung-burung koleksinya. “Saya percaya kualitas kandang menentukan kualitas burung. Bila kita ingin derajat burung naik, fasilitasnya harus mengikuti,” ujar Hendry WAT.
Hendry WAT menambahkan, trah burung jawara atau mantan burung lomba yang berprestasi tinggi, memiliki peran penting dalam mengembangkan perkutut kualitas lomba. Bahkan, bisa dibilang trah jawara menjadi syarat mutlak. Karena yang diambil dari burung kualitas juara adalah derajatnya. “Ya, derajat juaranya yang diambil,” jelas Hendry WAT.
Walaupun pada akhirnya tetap saja, tergantung hoki dan perawatan burung juga. Kalo sudah punya derajat juara, hokinya bagus dan perawatan menunjang, prestasinya di lapangan bisa menurun ke anak-anaknya. Tetapi, bagi peternak perkutut lomba, masih ada harapan selanjutnya jika mengambil burung trah juara. Yakni, kedepannya bisa dipakai untuk pengembangan materi indukan. Berdasarkan pengalaman Hendry WAT selama ini, sebagai peternak yang sukses melahirkan anakan juara sejak era 90an, setiap indukan burung juara jadi buruan Kungmania. Dicari adik-adiknya yang juara. Contoh misalnya, saat ini pun keberadaan Revolusi & Slipknot sebagai ikon Ratu-Raja WAT, antrian booking-nya cukup panjang. Ini membuktikan trah jawara LPI memang sangat berpengaruh.
Hendry WAT mengungkapkan bahwa perjalaman hobinya bermula dari dunia merpati, di mana ia pertama kali belajar mengenai trah, materi indukan, dan teknik perawatan berkelas. Pengalaman itulah yang kini ia terapkan penuh dalam pengembangan kandang perkututnya. Formasi kandang terbaru WAT BF kini dilengkapi dengan unit premium. Bermaterikan sejumlah nama top dengan derajat juara yang dikenal memiliki standar tinggi di kalangan peternak profesional. Fasilitas ini memberikan stabilitas, kenyamanan, dan ruang yang ideal untuk menjaga performa serta karakter burung.
Dengan materi jempolan saat ini, banyak kalangan Kungmania memperkirakan bahwa kandang WAT BF akan menjadi salah satu pusat pembibitan dan pemolesan burung unggulan di wilayah Jabar.
Tinggalkan Komentar










Tinggalkan Komentar