Jawara Muda Singo Barong Debut Mengesankan & Curi Perhatian di LPI #4 HUT P3SI Cup Cirebon, Tempati Podium ke-3 Dewasa Senior & Langsung Pindah Rawat di Bandung

Luar biasa memang Singo Barong. Andalan anyar Hendry WAT Tasikmayala yang baru di-take over dari H. Yazid RM Team Pamekasan, pekan lalu, membuktikan kualitasnya sebagai burung jawara masa depan. Singo Barung yang bergelang Bintang Agung ini sukses mengawali debutnya di kelas dewasa event nasional LPI #4 HUT P3SI Cup Cirebon, Minggu (21/6/26). Meski usianya masih muda, baru 7 bulan, namun sudah mampu bersaing di kelas paling bergengsi yang dihuni jawara-jawara nasional.  

Tinggalkan Komentar

RM Team Pamekasan (kiri) kawal Singo Barong & Opik (kanan) menerima piala juara ke-3, siap lanjutkan prestasinya.

RM Team Pamekasan (kiri) kawal Singo Barong & Opik (kanan) menerima piala juara ke-3, siap lanjutkan prestasinya.

CIREBON, agrobisburung.com – Luar biasa memang Singo Barong. Andalan anyar Hendry WAT Tasikmayala yang baru di-take over dari H. Yazid RM Team Pamekasan, pekan lalu, membuktikan kualitasnya sebagai burung jawara masa depan. Singo Barung yang bergelang Bintang Agung ini sukses mengawali debutnya di kelas dewasa event nasional LPI #4 HUT P3SI Cup Cirebon, Minggu (21/6/26). Meski usianya masih muda, baru 7 bulan, namun sudah mampu bersaing di kelas paling bergengsi yang dihuni jawara-jawara nasional.

RM Team Pamekasan (kiri) kawal Singo Barong & Opik (kanan) menerima piala juara ke-3, siap lanjutkan prestasinya.

Berbekal pengalaman turun dikerekan full (piyik bebas) pada 2 laga pemanasan, yang meraih runner-up di Liga Pamekasan Madura (23/5/26) dan LPI #3 Sampang (30/5/26), Singo Barong tampil percaya diri. Bahkan, laga debutnya Ini disaksikan langsung oleh sang pemilik, Hendry WAT. Dikawal joki handal Apunk Damara didampingi Defri Eyaka Cirebon bersama RM Team yang dinakhodai H. Yazid, Singo Barong tampil mengesankan.

Meski telat start dibabak awal, namun Singo Barong yang bermental juara mampu mengejar ketertinggalannya. Memasuki babak kedua, Singo Barong langsung tancap gass. Di tiga babak terakhir, Singo Barong meraih nilai 3 warna dua kali dan ditutup nilai 3 warna hitam usulan, sekaligus mengunci podium ketiga.

Penampilan perdana yang mengesankan Singo Barong banyaak mendapatkan respon positif dari Kungmania yang menyaksikan ketatnya pertarungan papan atas. Bahkan, Singo Barong diprediksi bisa berbicara banyak kedepannya. Meramaikan persaingan papan atas klasemen dewasa senior. Singo Barong siap menebar ancaman.

Seperti yang sudah diungkapkan Hendry WAT saat transaksi Singo Barong, ia mengakui kualitas burung ini membuatnya bergairah lagi untuk turun ke arena konkurs. Untuk melanjutkan kiprahnya di arena konkurs, khususnya LPI musim ini, Singo Barong akhirnya dipindah rawat ke Bandung. Selanjutnya, Opik TSL yang meneruskan merawat dan mengawal keberbagai gelaran lintas blok. “Saya yakin Opik bisa mengawal Singo Barong dan melanjutkan prestasinya di LPI 2026,” harap Hendry WAT.

 

Tinggalkan Komentar