Disupport Istri Tercinta, H. Muhaimin Bangkalan Boyong Piyik WAT Slipknot & LPM 14 dengan Mahar Fantastis, Deal Transaksi Via Online dari AS
Saat ini masyarakat bola dunia sedang tertuju ke Amerika Serikat (AS), sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026 bersama Meksiko dan Kanada, Namun, dari negri Paman Sam, H. Muhaimin salah seorang WNI asal Bangkalan yang bekerja disana, perhatiannya malah sedang tertuju ke Tasikmalaya, Jawa Barat, Indonesia. Kok, bisa? Ternyata H. Muhaimin belakangan ini sedang fokus mengamati markas WAT Bird Farm Tasikmalaya, milik Hendry Sobbandi.
H. Muhaimin didepan kandang ternak HAL BF (foto kiri) & saat di arena lomba LPI Surabaya 2025 (foto kanan).










TASIKMALAYA, agrobisburung.com – Saat ini masyarakat bola dunia sedang tertuju ke Amerika Serikat (AS), sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026 bersama Meksiko dan Kanada, Namun, dari negri Paman Sam, H. Muhaimin salah seorang WNI asal Bangkalan yang bekerja disana, perhatiannya malah sedang tertuju ke Tasikmalaya, Jawa Barat, Indonesia. Kok, bisa? Ternyata H. Muhaimin belakangan ini sedang fokus mengamati markas WAT Bird Farm Tasikmalaya, milik Hendry Sobbandi.









Ya, H. Muhaimin baru saja melakukan transaksi via online bersama Hendry WAT. Deal sepasang piyikan anak dari LPM 14( (Mutiara Antartika x LPM 9), hasil jebolan Hendry WAT dari LPM BF Thailand. LPM 14 adalah salah satu kandang unggulan yang memiliki trah juara dan kualitas anakannya merata. Deal transaksi ini dilakukannya via online dari AS. Untuk mendapatkan anakan LPM 14 ini, H. Muhaimin harus melewati negosiasi cukup alot. Sampai pada akhirnya deal dengan nilai transaksi fantastis.








Ini merupakan transaksi kedua antara H. Muhaimin dengan Hendry WAT. Beberapa bulan lalu, keduabelah pihak juga sudah melakukan transaksi, booking K-WAT Slipknot (CTP N.5 x LPM 16). Sepasang anak WAT Slipknot saat ini baru berusia 2 mingguan, sehingga baru akan dikirim setelah usia 2 bulanan. Sehingga, jika ditotal transaksi H. Muhaimin bersama Hendry WAT terbilang fantastis. “Alhamdulillah baru saja deal sepasang anakan LPM 14. Rencana dikirim bersama anakan WAT Slipknot yang sudah saya booking sebelumnya,” ungkap H. Muhaimin.



Karena kesibukannya bekerja di AS, untuk merealisasikan keinginannya mengoleksi materi jempolan, termasuk trah Slipknot, ia lakukan perburuan melalui browsing dari media sosial Facebook.l dan media online AGROBISBURUNG.COM. Sampai pada akhirnya muncul lah nama WAT BF dan informasi tentang Slipknot. “Setelah ketemu di Facebook, selanjutnya saya hubungi Koh Hendry WAT,” katanya.
Muhaimin menerangkan, pembelian ini merupakan lanjutan dari misi yang sedang dijalankannya. Yakni, mengoleksi materi-materi jempolan trah jawara dalam rangka persiapan membangun kandang ternak perkutut kualitas lomba. H. Muhaimin akan mengusung nama HAL BF Bangkalan. Sementara ini sudah disiapkan sebanyak 10 kandang.
Sebelumnya, H. Muhaimin sudah mengoleksi sejumlah materi trah jawara dari beberapa peternak ternama Tanah Air. Diantaranya, CTP trah Slipknot, Atlas trah Putra Kadur, Irama trah Bangkit Kembali, JnJ trah Havana dan HIN 333. Terakhir, ia ambil WAT Slipknot dan LPM 14.“Saya pertama kali punya burung diberi betina keponakan Slipknot oleh almarhum H. Ra Mahmud CTP Bangkalan tahun lalu. Saat itu saya baruau mulai ternak perkutut. Makanya sekarang saya ingin anak Slipknot langsung dari WAT,” jelasnya.
Beruntungnya, niat H. Muhaimin untuk serius merintis ternak perkutut sangat disupport (dukung) istri tercinta. Sehingga, ia sangat bersemangat mengumpulkan uang untuk membeli materi-materi trah juara tersebut. “Alhamdulillah, keinginan saya doduking penuh istri. Kebetulan istri saya langsung yang merawat burung-burung yang ada di kandang. Rencananya Agustus mendatang pulang ke Indonesia,” pungkasnya.
Tinggalkan Komentar










Tinggalkan Komentar