Rising Star Baru Kuasai Podium Utama Di LPI #2 Tugu Cup 2026 Semarang, Jawara Tolak Miskin, Takeru & Sadewa Jadi Penguasanya
Gebyar konkurs LPI #2 Tugu Muda Cup 2026 di hari pertama pada Sabtu (02/05) di Lapangan Marina Semarang benar benar menjadi “puncak piramida” produk terbaik peternak Indonesia. Pasalnya jawara jawara muda yang dilombakan adalah generasi baru hasil produk para peternak Indonesia sudah diboyong para kungmania di medio pertengahn 2025 sampai awal tahun 2026. Hasilnya mereka menjadi new rising star alias jawara baru yang ke depannya bakal menjelma menjadi jawara papan atas yang beradu taji di 9 blok yang dimainkan hari pertama yaitu di kelas piyik bebas (4 blok), piyik yunior (3 Blok) dan piyik hanging ( 2 blok).










SEMARANG, agrobisburung.com – Gebyar konkurs LPI #2 Tugu Muda Cup 2026 di hari pertama pada Sabtu (02/05) di Lapangan Marina Semarang benar benar menjadi “puncak piramida” produk terbaik peternak Indonesia. Pasalnya jawara jawara muda yang dilombakan adalah generasi baru hasil produk para peternak Indonesia sudah diboyong para kungmania di medio pertengahn 2025 sampai awal tahun 2026. Hasilnya mereka menjadi new rising star alias jawara baru yang ke depannya bakal menjelma menjadi jawara papan atas yang beradu taji di 9 blok yang dimainkan hari pertama yaitu di kelas piyik bebas (4 blok), piyik yunior (3 Blok) dan piyik hanging ( 2 blok).










Henry Atlas, mewakili panitia mengatakan bahwa dari pelaksanaan lomba semuanya berjalan lancar dan kungmania dari berbagai blok juga hadir, bahkan beberapa pemain lawas juga ikutan berpartisipasi hadir. Beberapa peternak dari Thailand juga hadir dalam agenda Pengwil Jateng dan Pengda Semarang. “Kami atas nama panitia mengucapkan terima kasih atas kehadiran kungmania dari berbagai daerah untuk bisa hadir di Semarang dan ucapan yang sama kepada kawan kawan panitia yang sudah optimal mempersiapkan lomba. Kami juga mohon maaf jika selama gelaran ada pelayanan dari panitia yang kurang berkenan, semoga kesuksesan di hari Sabtu akan berlanjut di hari Minggu,” kata Henry Atlas pada agrobisburung.com









Sementara itu hasil dari pertarungan sengit di masing masing kelas benar benar luar biasa ketatnya, di kelas piyik bebas debutan anyar team Carpenter Lombok NTB milik Cokro Hindoyo bikin kejutan dengan menyodok ke posisi pertama di kelasnya. Jawara Tolak Miskin (Kerekan 151) bergelang LSJ benar benar membuktikan managemen lomba khususnya untuk pemburuan jawara pelapis tim Carpenter memang luar biasa, burung yang baru beberapa bulan di padepokan HDL langsung merebut juara pertama di debut perdananya. Dan jawara Bintang Krian (Kerekan 107) bergelang BLGM dan jawara Papa Pimitrio (Kerekan 125) yang sebenarnya juga ngejoss di gelaran kali ini memang harus mengakui ketangguhan Tolak Miskin dan keduanya harus puas menempati posisi kedua dan ketiga.





Di kelas piyik yunior juga demikian jawara di tiga besar adalah debutan debutan anyar yang ke depannya akan menjadi pengganti para seniornya yang bakal “turun tahta”. Jawara Takeru (kerekan 244) bergelan Nusa milik team Punto Jakarta juga bikin gebrakan di kelasnya, Takeru benar benar membuat lawan lawannya kerepotan saat mengeluarkan pukulan pukulan terbaiknya untuk merebut posisi pertama. Sementara jawara Adi Putro (Kerekan 265) bergelang Putra Mandiri menempati posisi kedua dan disusul kemudian jawara Blantika (Gantangan 238) bergelang A’yun JSK yang menyusul di posisi ketiga.


Di kelas piyik hanging, dua debutan gress tim Primarasa Bandung milik Dede Primarasa Sadewa (Gantangan 23) bergelng My Janaka dan jawara Suryalaya (Gantangan 08) bergelang Pattimura juga bikin kejutan dengan menguasai podium pertama dan kedua. Dan jawara Mutiara Medan (Gantangan 12) bergelang cak Goendul menempati podium ketiga.


BACA JUGA DATA JUARANYA
Data Juara Konkurs LPI #2 Tugu Muda Cup 2026 di Semarang (Kelas Piyik)
Tinggalkan Komentar










Tinggalkan Komentar