Erik Pangkas Rambut Dominasi Podium, Persaingan Sengit Warnai Kontes Merpati Hias IFPC Malang Raya

Persaingan ketat mewarnai Kontes Merpati Hias dalam rangka HUT ke-5 IFPC Malang Raya yang digelar di Taman Wisata Selorejo, Minggu (26/4). Dari total 10 kelas yang dipertandingkan, sejumlah nama tampil menonjol, dengan Erik Pangkas Rambut asal Kediri menjadi peserta paling dominan dalam perolehan prestasi.Erik tercatat mengoleksi satu gelar juara I, serta mengantarkan tiga merpatinya di posisi juara II dan satu meraih juara III di berbagai kelas seperti Maltese, Budapest, Fairy Swallow, hingga Archangel.

Tinggalkan Komentar

Panitia dan juri serta perwakilan peserta foto bersama setelah lomba sukses digelar

Panitia dan juri serta perwakilan peserta foto bersama setelah lomba sukses digelar

MALANG, agrobisburung.com – Persaingan ketat mewarnai Kontes Merpati Hias dalam rangka HUT ke-5 IFPC Malang Raya yang digelar di Taman Wisata Selorejo, Minggu (26/4). Dari total 10 kelas yang dipertandingkan, sejumlah nama tampil menonjol, dengan Erik Pangkas Rambut asal Kediri menjadi peserta paling dominan dalam perolehan prestasi.Erik tercatat mengoleksi satu gelar juara I, serta mengantarkan tiga merpatinya di posisi juara II dan satu meraih juara III di berbagai kelas seperti Maltese, Budapest, Fairy Swallow, hingga Archangel.

Rachmad Basuki foto bersama salah satu juara setelah menyerahkan tropi kejuaraan

Konsistensinya menembus papan atas menjadikannya salah satu bintang dalam kontes yang diikuti 114 ekor merpati tersebut. Tak kalah mencuri perhatian, Momo (Susimojo) tampil stabil dengan beberapa kali naik Podium setelah mampu mengantarjan merpatinya meraih juara I, II dan II. Dimas yang dari Susimojo sukses memborong dua gelar juara I dan II sekaligus di kelas Archangel, sama dengan Eko Prianto Malang yang juga mampu mengantarkan dua merpatinya meraih juara I dan II. Sementara Kenji Pigeon dari Kertosono juga menunjukkan performa impresif dengan meraih juara I dan ke III di kelas AM Schietti. Di sisi lain, nama Maskur Sirod (Kediri) dan podium di kelas berbeda.

Sambinar Ketua Umum IFPC pusat saat memberikan sambutan pembukaan

Ketua Umum IFPC, Binar Bintang Putra Ananta, menyebut kompetisi ini menjadi indikator berkembangnya kualitas merpati hias di Indonesia. “Kontes ini bukan hanya soal menang, tetapi bagaimana meningkatkan kualitas burung dan memperluas ekosistem penghobi. Bahkan, ini bisa menjadi penggerak ekonomi berbasis hobi,” ujarnya.

Panitia dan juri serta perwakilan peserta foto bersama setelah lomba sukses digelar

Kontes yang dirangkai dengan halal bihalal ini menghadirkan juri internasional Rachmat Basuki dan juri nasional Didik Harianto, serta diikuti komunitas dari berbagai daerah seperti Kediri, Blitar, Kertosono, dan Lamongan. Selain kontes, kegiatan juga diisi dengan sarasehan antar penghobi.

Panitia inti foto bersama seusai lomba

Keindahan panorama Selorejo turut menjadi nilai tambah, menghadirkan suasana kompetisi yang nyaman namun tetap kompetitif. IFPC Malang Raya pun berencana menggelar kegiatan serupa hingga tiga kali dalam setahun untuk menjaga gairah komunitas. Dengan persaingan yang semakin kompetitif dan munculnya nama-nama unggulan baru, kontes ini menegaskan bahwa dunia merpati hias tidak hanya soal estetika, tetapi juga prestasi dan konsistensi di tingkat nasional.

Rachmad Basuki salah satu juri senior saat memberikan penjelasan pada para peserta tentang hasil penilaian juri

Tinggalkan Komentar