Piyik Potensial Hollywood K-Sky Fall Diakuisisi 50%, Billah Rafzia Jakarta & Hendry Hollywood Lombok Sepakat Berkolaborasi & Moncerkan Bersama

“Tangan dingin” Billah Rafzia Jakarta dalam mengorbitkan burung perkutut potensial hingga menjadi jawara diberbagai level lomba lintas blok sudah tak perlu diragukan lagi. Sudah banyak bukti keberhasilan yang ditorehkan Billah bersama burung-burung jawara, baik milik sendiri maupun milik “boss-boss” yang dipegang dan dirawat olehnya. Termasul deal dengan Hendry Hollywood yan menawarkan kepada Billah untuk mengakuisisi 50% kepemilikan burung ciamik miliknya untuk sepakat join (kerjasama).

Tinggalkan Komentar

Hendry Lombok (kiri) & Billah Jakarta, sepakat kolaborasi.

Hendry Lombok (kiri) & Billah Jakarta, sepakat kolaborasi.

JAKARTA, agrobisburung.com – “Tangan dingin” Billah Rafzia Jakarta dalam mengorbitkan burung perkutut potensial hingga menjadi jawara diberbagai level lomba lintas blok sudah tak perlu diragukan lagi. Sudah banyak bukti keberhasilan yang ditorehkan Billah bersama burung-burung jawara, baik milik sendiri maupun milik “boss-boss” yang dipegang dan dirawat olehnya.

Hendry Lombok (kiri) & Billah Jakarta, sepakat kolaborasi.

Belum lama ini Billah melakukan kolaborasi bersama Hendry Hollywood Lombok. Ikatan kerjasama ini terjadi akibat keduabelah pihak “sama-sama ngotot” dengan pendiriannya masing-masing. Billah ngotot ingin memboyong salah seekor perkutut piyik potensial berusia 4 bulan, produk Hollywood BF Lombok yang tengah disiapkan Hendry Hollywood ke arena lomba. Sementara Hendry sebagai pemilik juga tetap ngotot tidak mau melepasnya

Deal memoncerkan bersama produk Hollywood bf Lombok NTB

Burung piyik dari kandang Hollywood K-Sky Fall dengan jantan Hollywood K-Good Father dan betina Carpenter K-Hayabusa, sempat diperdengarkan Hendry kepada Billah melalui kiriman video WhatsApp. Tidak lama kemudian Billah langsung mengajukan penawaran. Namun, Hendry menegaskan sementara ini burung tidak dijual. “Saya merasa tidak enak, karena bagi saya Om Billah adalah ‘suhu’ didunia perkutut. Beliau adalah guru sekaligus mentor. Om Billah suka burungnya. Suatu kebanggaan produk sendiri dilirik sama Suhu,” ungkap Hendry Hollywood.

Kemudian, muncul lah solusi terbaik untuk keduabelah pihak. Hendry menawarkan kepada Billah untuk mengakuisisi 50% kepemilikan burung tersebut. Akhirnya, deal: Billah dan Hendry sepakat join (kerjasama). “Ya, kita sepakat paroan, masing-masing 50%. Kita berkolaborasi untuk moncerkan bersama,” jelas Billah.

Billah menambahkan, burung sudah tiba di markas Rafzia BF Jakarta Senin (6/4/26) kemarin. Kemudian sempat diturunkan di Ladini Reboan Nusa Bogor, Rabu (8/4/26). Posisi burung masih adaptasi sehingga belum bisa tampil maksimal. Rencananya, akhir pekan ini burung akan dibawa bersama amunisi polesan Billah lainnya ke LPI #1 Cinta Satwa Cup Caruban-Madiun. “Mau saya bawa ke Caruban, sekalian dicoba. Semoga bisa tampil. Aamiin,” pungkasnya.

 

Tinggalkan Komentar