Kepincut Kualitas Suara Jantan Atlas 333F, Budi HIN Jakarta Akhirnya Jebol K-WAT Golden Viral dengan Nilai Transaksi Istimewa
Lagi, transaksi masih terus berlanjut di markas WAT BF Tasikmalaya. Aksi jebol kandang kembali terjadi. Setelah pekan lalu K-WAT William Taft dijebol Paulus Fairy Purwokerto, kali ini Budi HIN Jakarta menggoyang kandang WAT Golden Viral. Incarannya adalah jantan istimewa Atlas 333F yang saat ini sedang dipasangkan dengan betina istimewa juga, NRP Y.8. Namun, Budi HIN hanya ambil jantannya saja, namun bandrolnya tetap lumayan mahal. “Betul, saya baru ambil jantan Atlas 333F dari WAT BF. Saya tidak ambil dengan pasanganya karena stok betina di HIN BF banyak,” ungkap Budi HIN.
Markas WAT BF Tasikmalaya (insert : logo HIN BF).










TASIKMALAYA, agrobisburung.com – Lagi, transaksi masih terus berlanjut di markas WAT BF Tasikmalaya. Aksi jebol kandang kembali terjadi. Setelah pekan lalu K-WAT William Taft dijebol Paulus Fairy Purwokerto, kali ini Budi HIN Jakarta menggoyang kandang WAT Golden Viral. Incarannya adalah jantan istimewa Atlas 333F yang saat ini sedang dipasangkan dengan betina istimewa juga, NRP Y.8. Namun, Budi HIN hanya ambil jantannya saja, namun bandrolnya tetap lumayan mahal. “Betul, saya baru ambil jantan Atlas 333F dari WAT BF. Saya tidak ambil dengan pasanganya karena stok betina di HIN BF banyak,” ungkap Budi HIN.








Budi HIN menambahkan, ia memang sangat menginginkan jantan Atlas 333F, karena suka dengan kualitas suaranya yang istimewa. Setelah menunggu waktu yang tepat dan melewati negosiasi alot dengan Hendry WAT, akhirnya jantan tersebut berhasil direkrutnya. Meskipun resikonya harus mengeluarkan dana yang lumayan mahal, “Ya, saya berani ambil karena memang suka kualitas suaranya,” tambahnya.






Rencananya, Budi HIN melanjutkan, jantan Atlas 333F ini akan indukan baru di markas HIN BF Jakarta. Sesuai kebutuhannya, trah jawara dari Atlas BF ini diharapkan bisa memperkuat materi unggulan di HIN BF kedepannya. “Mau saya jadikan indukan. Pasangan betinanya nanti dipilih yang terbaik,” katanya.



Sementara itu, dengan dijebolnya kandang WAT Golden Viral sudah dipastikan betina pasangannya (NRP Y.8) harus diganti dengan jantan yang baru. Untuk mengatasi agar betina istimewa ini akan tetap produktif, Hendry WAT tentu sudah menyiapkan pengganti yang kualitasnya tak kalah istimewa. “Tentu, sudah pasti saya siapkan penggantinya yang istimewa juga. Sehingga produksi bisa kembali berjalan,” ujar Hendry WAT.
Pada kesempatan ini, Hendry WAT kembali menegaskan mengenai komitmennya. Selain anakan yang dijual, ia juga tetap membuka peluang untuk konsumen yang ingin membeli atau menjebol pasangan indukan yang sedang produksi. Dengan catatan, harganya cocok. “Ya, kalo harga cocok kenapa harus ditahan-tahan?” tegasnya.
Tinggalkan Komentar










Tinggalkan Komentar