K-WAT William Taft Dijebol Paulus Fairy Purwokerto dengan Nilai Transaksi Istimewa, Hendry WAT: “Kalau Harga Cocok, Semua Indukan Pasti Dilepas”
Lagi, aksi jebol kembali dilakukan Prof. Paulus Irawan Setyoko, pemilik Fairy BF Purwokerto. Kungmania lawas asal Banyumas ini menjebol lagi sepasang indukan dari WAT BF Tasikmalaya, yakni K-WAT William Taft (LPM N.16 x DND K.9). Untuk memboyong kedua individu spesial ini, Paulus harus menebusnya dengan nilai transaksi isitimewa. Seperti diakui Paulus, pasangan ini memang layak dibandrol dengan mahar istimewa karena sesuai dengan kualitasnya.
Paulus Fairy Purwokerto & Boss LPM BF (foto kiri), Hendry WAT (foto kanan).










TASIKMALAYA, agrobisburung.com – Lagi, aksi jebol kembali dilakukan Prof. Paulus Irawan Setyoko, pemilik Fairy BF Purwokerto. Kungmania lawas asal Banyumas ini menjebol lagi sepasang indukan dari WAT BF Tasikmalaya, yakni K-WAT William Taft (LPM N.16 x DND K.9). Untuk memboyong kedua individu spesial ini, Paulus harus menebusnya dengan nilai transaksi isitimewa. Seperti diakui Paulus, pasangan ini memang layak dibandrol dengan mahar istimewa karena sesuai dengan kualitasnya. “Ya, saya berani jebol dengan harga mahal karena memang indukannya bagus. Kualitas anakannya merata,” ungkap Paulus Fairy.







Ini merupakan aksi jebol kedua yang dilakukan Paulus Fairy di markas WAT BF Tasikmalaya. Tepat setahun lalu, Februari 2025, Paulus bahkan berhasil menjebol 2 kandang unggulan WAT BF 2025 sekaligus, yakni K-WAT Cardano (Cristal B.999 x Cristal C.3) dan K-WAT Angkringan (Cristal C.222 x Cristal JnJ K.HHH). Untuk menjebol kedua kandang ini Paulus harus menguras saldonya cukup dalam. Namun, baginya tak jadi masalah. Demi hobi lamanya yang digeluti sejak awal 2000-an dan baru aktif lagi 3 tahun berjalan ini, Paulus siap melakoni resikonya.


Paulus beralasan, untuk mendapatkan burung berkualitas sesuai dengan yang diinginkannya memang resikonya adalah harga tinggi. Wajar, karena kualitas anakannya juga sudah terbukti. Seperti 2 pasangan indukan sebelumnya yang dijebol setahun lalu, pasangan indukan K-WAT William Taft juga kualitas anakannya merata. Ia sudah mengambil 2 pasang anakannya dan hasilnya memuaskan. “Saya sudah ambil 2 pasang anakan William Taft. Kualitas anakannya bagus-bagus. Makanya sekalian saja saya jebol indukannya,” ujar salah seorang Guru Besar di Universitas Jendral Soedirman (Unsoed) Purwokerto ini.
Paulus menambahkan, secara individu masing-masing memiliki daya turun istimewa. Seperti diketahui, LPM N.16 saat ini menjadi salah satu trah incaran sejumlah peternak top Tanah Air. Apalagi betinanya, harganya lebih mahal. Begitu pun betina DND K.9 tak kalah kualitasnya. Sehingga tidak ada alasan baginya untuk tidak segera menjebolnya. Dengan dijebolnya K-WAT William Taft, kini materi kandang Fairy BF semakin lengkap. Dari total 30 kandang yang produksi, sebagian besar indukan berasal dari WAT BF, yang bermaterikan trah jempolan import dan lokal. Selain itu, sebagian lagi materi dari Cristal dan JnJ.
Sementara itu, Hendry WAT kembali menegaskan jika pihaknya tidak akan menahan-nahan semua indukan yang ada di markas WAT BF jika memang serius berminat. Tidak hanya menjual anakannya, tapi indukan juga pasti dilepas jika harganya sesuai. Karena ia sudah menyiapkan pasangan penggantinya. “Kalau harga cocok, semua indukan pasti saya lepas,” tandasnya.
Tinggalkan Komentar








Tinggalkan Komentar