Hasil Rakerwil P3SI Jawa Timur : Siap Sukeskan Lebih Dari 100 Lomba Setahun, Pengda Wajib Berkoordinasi Dengan Pengwil Untuk Meramaikan Hobi Perkutut 2026

Pengwil Jawa Timur (Jatim) akhirnya menggelar Rapar Kerja Wilayah (Rakerwil) Jatim 2026 pada Sabtu (10/01) di RM Poenya Nyona ANINA di Citraland Surabaya. Agenda tahunan ini langsung dihadiri ketua Pengwil Jatim, Bambang Atmadja Hasan berserta pengurus Pengwil dan juga para ketua Pengda Se-Jawa Timur. Dalam Rakerwil Jatim 2026 ini acara pokoknya adalah mengavaluasi semua program kerja yang sudah terlaksana di tahun 2025 sert membuat program kerja dan juga agenda lomba di tahun 2026. Untuk Jatim di tahun 2026 saja rekor gelaran semakin “gemuk” saja, setidaknya selama 1 tahun ke depan (2026) ini ada agenda lomba sebanyak 100 kali lebih plus nantinya beberapa lomba insedentil.

Tinggalkan Komentar

UTAMA

Ketua& Pengurus Pengwil jatim dan Peserta Rakerwil P3SI Jatim 2026

SURABAYA, agrobisburung.com – Pengwil Jawa Timur (Jatim) akhirnya menggelar Rapar Kerja Wilayah (Rakerwil) Jatim 2026 pada Sabtu (10/01) di RM Poenya Nyona ANINA di Citraland Surabaya. Agenda tahunan ini langsung dihadiri ketua Pengwil Jatim, Bambang Atmadja Hasan berserta pengurus Pengwil dan juga para ketua Pengda Se-Jawa Timur. Dalam Rakerwil Jatim 2026 ini acara pokoknya adalah mengavaluasi semua program kerja yang sudah terlaksana di tahun 2025 sert membuat program kerja dan juga agenda lomba di tahun 2026. Untuk Jatim di tahun 2026 saja rekor gelaran semakin “gemuk” saja, setidaknya selama 1 tahun ke depan (2026) ini ada agenda lomba sebanyak 100 kali lebih plus nantinya beberapa lomba insedentil.

Ketua& Pengurus Pengwil jatim dan Peserta Rakerwil P3SI Jatim 2026

Bambang Atmadja Hasan, ketua Pengwil Jatim mengatakan diawal sambutannya untuk mengucapkan berbelasungkawa atas berpulangnya (alm) RA Mahmud yang sudah memberikan warna pada perkutut di jatim. Selanjutnya bahwa agenda di tahun 2026 pengwil jatim bagaimanapun caranya kita bersama (Pengda Se-Jatim ) bisa membuat hobi perkutut itu selalu semarak dan ramai. Aturan lomba dan juga pelaksanaan penjurian harus tetap mengacu pada AD/ART P3SI serta koordinasi antar pengda secara berjenjang secara tertib dan bertanggung jawab. “Saya sebagai ketua pengwil Jatim ingin di tahun 2026 perkutut di Jawa Timur bisa semakin semarak dan ramai, untuk itu masing masing bidang harus konsisten dengan program kerjanya berkoordinasi dengan ketua & pengurus Pengda se-jatim untuk tujuan bersama tersebut,” ucap Bambang Atmadja saat sambutan pembukaan Rakerwil.

Pengurus Pengwil Jatim

Agus TP, wakil ketua Bidang Organisasi & Keamanan Pengwil Jatim menyampaikan bahwa untuk semua program kerja dan gelaran lomba harus sesuai aturan dan tata tertib yang sudah disepakati , terutama pelaksanaan jadwal lomba yang tumpang tindih/berdekatan pelaksanaannya. Kegiatan organisasi harus bisa saling menjaga keamanan, juri, kungmania, joki dan juga panitia harus sama sama menjaga kenyamanan bersama saat berlomba. Untuk kegiatan lomba yang terjadi “protes” saat lomba wajib membuat berita acara lomba untuk ditindaklanjuti penyelesaiannya.

Benny Mintarso, wakil ketua bidang Kejurian mengatakan bahwa selama tahun 2025 semua kegiatan juri dan kinerjanya secara umum sudah sangat baik, walaupun di beberapa daerah masih ada laporan tentang juri semuanya bisa diselesaikan. Di tahun 2026 Pengwil mengajak semua juri bisa menyamakan kinerja dan persepsi yang sama saat melaksanakan tugas jurinya, penyeragaman bendera koncer untuk mudah dilihat perolehan oleh peserta. Pengwil di tahun 2026 akan menertibkan SK juri yang purna tugas dan juga untuk permintaan juri. Dan juga para juri yang absen saat diklat juri di Surabaya bisa meng-Upgrade untuk menjadi juri kembali setelah lulus saat mengikuti Diklat Juri yag setidakanya akan di laksanaakan setahun sekali. “Saya mengingatkan kepada panitia untuk semua permintaan juri harus memberitahun kepada ketua bidang juri pengwil dengan tertib. Dan juga yang penting supaya tidak berulang ketika burung kungmania yang terkena Diskualifikasi dilarang keras menurunkan burung karena akan mengganggu burung lainnya,” ucap Benny Mintarso.

Rusman Fajar, wakil ketua bidang konkurs mengatakan di bidang konkurs di tahun 2026 LPJT tidak dilaksanakan karena terlalu padatnya jadwal lomba di masing masing Pengda. Namun Pengwil tetap melaksanakan konkurs besar sebagai penganti LPJT yang tidak dilaksanakan dan masing masing pengda bisa mengambil jadwal tersebut dengan ketentuan yang sudah disepakati. Dan untuk pelaksanaan konkurs Besar ataupun LPI tidak boleh ada kegiatan lomba yang berbarengan pelaksanaannya tanpa alasan apapun. Untuk tahun 2026 setidaknya ada 100 lebih pelaksanaan lomba mulai LPI, Besar, Reginal dan Latihan Dinilai dan tentunya dengan jadwal yang sangat padat koordinasi sangat penting demi kepentingan bersama,” ucap Rusman.

 

Tinggalkan Komentar