Azis DNS Kudus “CLBK” Berniat “Come Back” Tak Mau Tanggung-tanggung & Langsung Booking K-WAT Celine Dion-Bugati-Revolusi dengan Transaksi Spektakuler

Azis DNS (kedua dari kanan) bersama keluarganya.

Azis DNS (kedua dari kanan) bersama keluarganya.

KUDUS, agrobisburung.com – Cinta lama bersemi kembali alias “CLBK” dirasakan Azis DNS, Kungmania asal Kediri, Jatim yang kini berdomisili di Kudus, Jateng. Setelah sempat aktif didunia hobi perkutut pada akhir 90an saat masih kuliah, Azis DNS kemudian lebih eksis didunia kicau dengan memproduksi pakan dan vitamin DNS Konslet untuk burung love bird. Namun kata hatinya tak bisa dipungkiri. Cinta lamanya kepada burung perkutut kembali bersemi. Hingga akhirnya ia memutuskan untuk “come back” ke dunia perkutut yang justru lebih banyak mencatatkan sejarah dalam perjalanan hidupnya.

Azis DNS (kedua dari kanan) bersama keluarganya.

“Iya, perkutut tidak mungkin saya lupakan. Saya kuliah main perkutut. Bisa menikah dengan istri tercinta hasil dari perkutut. Makanya, perkutut tetap ada dihati saya,” ujar Azis DNS.

Azis DNS menambahkan, ia mensyukuri atas semua nikmat rejeki dan pencapaiannya hingga saat ini. Dunia hobi menjadi salah satu penopang ekonomi keluarga. Sebagai bentuk rasa syukur, ia ingin menikmati masa tuanya dengan kembali memelihara burung perkutut yang sudah dilakoninya bersama keluarga besarnya dulu, dengan mengusung nama AA BF Kudus.

“Ketika ada keinginan untuk aktif lagi didunia hobi perkutut saya pikir tak mau tanggung-tanggung. Saya Ingin menjalaninya semaksimal mungkin,” tambahnya.

Oleh karenanya, ketika niat untuk kembali muncul, Azis DNS kemudian mencari referensi dan informasi terkini di dunia perkutut melalui media sosial dan bertanah kepada rekan-rekannya di Jombang, Jawa Timur, tempatnya menjalani aktifitas hobi burung. Di media sosial ia sempat melihat-lhat oeternak-peternak yang eksis saat ini. Salah satunya ternyata muncul WAT BF Tasikmalaya, yang tidak lain adalah rekan lama ketika main dulu.

“Lalu saya mendapatkan nomer kontak Hendy WAT dari Udin BHIM Jombang. Setelah nyambung lalu komunikasi langsung,” ungkapnya.

Nama besar WAT BF sudah diakuinya sejak dulu. Bahkan, Azis DNS mengaku sempat minder ketika masih main bersama di eta 90-an akhir. WAT BF peternak ternama yang banyak melahirkan burung juara. Tapi ketika itu ia tidak kesampaian untuk bisa mendapatkan produknya. Karena saat itu keuangan masih terhatas saat masih kuliah dulu.

‘Makanya, ketika sekarang ada rejekinya keinginan dulu baru bisa terwujud saat ini. Akan saya manfaatkan semaksimal mungkin,” katanya.

Ketika berkomunikasi dengan Hendry WAT, ia langsung meminta petunjuk kepadanya kandang-kandang mana yang direkomendasikan. Sampai pada akhirnya Hendry WAT menyodorkan sejumlah kandang yang direkomendasikan. Yakni, kandang Celine Dion (TL N.03T x WAT Caramel), Bugati (WAT Super Diplomat x ET K.3) dan Revolusi (Naura Revolusi). Tak menunggu lama, Azis DNS pun langsung mengiyakan. Ia percaya sepenuhnya kepada Hendry WAT yang diakuinya sebagai salah seorang peternak sukses dan konsisten dijalurnya.

“Apalagi, Celine Dion saya cocok karena atasnya ada TL, yang memiliki karakter suara khas dengan Irama istimewa sejak dulu. Dari kandang Celine Dion saya sudah ambil seekor dan sekarang booking lagi sepasang barengan dengan kandang Bugati dan Revolusi,” jelasnya.

Rencananya, ketiga materi jempolan WAT BF terkini tersebut akan dijadikan basic untuk breeding nanti. Sambil menunggu ketiga pasang anakan tersebut dikirim, ia akan menyiapkan kandang ternak untuk persiapan kedepannya.

“Saya akan bangun kandang ternak DNS BF di Kudus dan Jombang. Sedangkan untuk amunisi lomba difokuskan di Jombang,” ujar Azis DNS, yang berencana akan menggunakan nama DNS BF sebagai nama farm-nya.

Tinggalkan Komentar