Bharada vs Hepi-Hepi (2-1), Citra Platinum Ngorbit, Cardillac Mantap & Isabella Moncer di LPJB-Baringga Double Point Bandung
Bharada vs Hepi-Hepi (2-1), Citra Platinum Ngorbit, Cardillac Mantap & Isabella Moncer di LPJB-Baringga Double Point Bandung
Primarasa Team & Bobotoh.










BANDUNG, Agrobisburung.Com – Perseteruan antara Hepi-Hepi (Manila) dan Bharada (OH) di kelas dewasa bebas terus berlanjut. Setelah pekan lalu Hepi-Hepi berhasil mengungguli Bharada di Tasikmalaya, kali ini sebaliknya. Bharada berhasil melakukan revans (balas dendam) usai menumbangkan Hepi-Hepi di gelaran bergengsi LPJB-Baringga Double Point, di Lanud Sulaiman Bandung, Minggu (9/0/22). Skor sementara dari rekor pertemuan keduanya selama ini adalah 2-1. Bharada unggul di Garut dan Bandung, sedangkan Hepi-Hepi unggul di Tasikmalaya.










Bharada milik H Ridwan RMP Bandung yang dikawal Kholid memang langsung tancap gas sejak babak awal. Sementara Hepi-Hepi milik Bambang R3 Bandung, mulai panas dibabak kedua hingga keempat. Namun Bharada mampu menjaga penampilannya hingga akhir, sehingga Hepi-Hepi tak mampu mengejarnya. Al hasil, Bharada merebut juara pertama dan Hepi-Hepi harus puas diposisi runner-up. “Hepi-Hepi memang kurang kerja maksimal. Tidak apa-apa, kali ini Bharada memag layak menjadi juaranya,” ungkap Bambang R3 dengan sportif.









Ditengah persaingan Bharada vs Hepi-Hepi, muncul salah satu “kuda hitam” yang penampilannya cukup menjanjikan. Adalah Citra Platinum (Platinum) milik Ancu Sunardi Platinum Cirebon, yang dikawal Opis More Majalengka. Terutama memasuki babak pertengahan hingga akhir, Citra Platinum yang merupakan produk terkini Platinum BF Cirebon ini, berhasil memberikan perlawanan dan meramaikan perseteruan Bharada-Hepi-Hepi. Meski akhirnya Citra Platinum harus puas diposisi ketiga, namun Ancu merasa bersyukur atas pencapain perdana ini. Ini adalah langkah awal yang baik. Sementara Bintang Agung (Yong) sang pamuncak klasemen sementara LPJB 2022, mengamankan poin setelah meraih juara keempat.





Di kelas piyik yunior kembali terjadi persaingan ketat. Sejak babak awal bendera 3 warna bermunculan. Hingga memasuki babak pertengahan muncul beberapa kandidat kuat peraih juara. Diantaranya, Cardillac (HIN) milik Dede Primarasa Bandung yang dikawal BK-Roy, memimpin sejak babak awal. Penampilan Cardillac kali ini memang istimewa, konsisten hingga babak akhir. Sedangkan pesaing beratnya adalah Sarimanis (Sangkuriang) milik H. Nandang Bandung. Sarimanis yang dikawal Hendrik Mix sempat menempel ketat Cardillac. Sementara posisi ketiga dan keempat diisi Bintang Cianjur (ASP) dan Mega Star (Boxer).


Di kelas hanging, Isabella (Naga Chung) milik Maman Naga Chung Tasikmalaya menemukan kembali performa terbaiknya. Isabella yang dikawal pemandu bakat handal Budi Artis Tasikmalaya berhasil mengulangi suksesnya di LPI #5 Siliwangi Cup Cirebon (27/8/22). Isabella tampil luar biasa dibawah tekanan lawan-lawan beratnya, seperti Rekonsiliasi (SWJ) milik Tatang ASP Cianjur dan Nabawi Kencana (Sabila) milik H. Agus Sabila Ciamis. “Alhamdulillah, Isabella kembali bernyanyi merdu di Bandung. Siap lanjut ke Keraton Sumedang Larang (23/10/22) kemudian LPJB #9 Cirebon (30/10/22),” tandas Budi Artis, yang diamini Maman Naga Chung. AB-AMA/end
Data Juara LPJB Baringga Double Poin di Bandung, Minggu 09 Oktober
Tinggalkan Komentar











Tinggalkan Komentar